Kepala DPMD : Dinas Akan Hormati Upaya Kepolisian Selidiki Dugaan Penyimpangan DD, Di Mojowarno

tanaman blimbing yang di tanam di salah satu Desa di Kecamatan Mojowarno

KANALINDONEISA.COM, JOMBANG : Darmaji selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, menghormati upaya Kepolisian Polres Jombang, dalam melakukan penyelidikam dugaan adanya penyalahgunaan pengeloaan Dana Desa (DD) tahun 2015, untuk penanaman bibit blimbing di sejumlah Desa di Kecamatan Mojowarno, Jombang Jawa Timur.

Dinas, selalu terbuka dan selalu mendukung terhadap upaya yang dilakukan pihak Kepolisian Polres Jombang, khususnya unit tindak pidana korupsi (tipikor), untuk menyelidiki program pemberdayaan masyarakat, berupa pengadaan blimbing di Kecamatan Mojowarno.

“ tidak apa-apa, itu kewengan kepolisian. Kita menghormati proses hukum, yang berlaku,” kata Darmaji saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp (WA), Senin 25 September 2017.

Pihaknya juga, akan kooperatif,  jika nanti dinas dimintai keterangan pihak Kepolisian, terkait persoalan blimbing di Mojowarno, hal ini juga bertujuan agar semua persoalan menjadi jelas dan tidak menjadi isu, di masyrakat. “ insyaallah kita siap mas,” tukasnya.

Seperti diberitakan, sebelumnya bahwa pihak Kepolisian Polres Jombang, kini sudah menerbitkan surat perintah tugas (Sprint. Gas), untuk menangani persoalan bibit blimbing yang ada di Mojowarno.

“ kita sudah ada sprint.gas untuk kasus blimbing Mojowarno. Sementara sudah ada sejumlah saksi yang kita panggil ke Polres untuk dimintai keterangan,” kata AKP Wahyu Norman Hidayat, selaku Kasat Reskrim Polres Jombang saat ditemui dikantornya, Jumaat (22/9).

Mencuatnya permasalahan penggunaan DD tahun anggaran 2015 untuk pengadaan bibit blimbing yang dikemas dalam program pemberdayaan masyarakat tersebut dengan anggaran 15 sampai dengan 20 juta rupiah ini, berawal dari sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ormas, serta sejumlah kalangan masyarakat, yang menilai program ini tidak jelas dasar hukumnya dan proses pertanggungjawabannya juga tidak jelas.(elo)