2 Dari 4 DPO, Persetubuhan Dibawah Umur Wonosalam Dibekuk Polisi

dua tersangka DPO yang berhasil diamankan aparat Kepolisian dari Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dua dari empat orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polres Jombang dalam kasus persetubuhan di bawah umur Wonosalam, berhasil dibekuk aparat Kepolisian dari Polres Jombang. Kedua tersangka diamankan Polisi setelah bersembunyi di dirumah kerabatnya tepatnya di Desa Sandi, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Saat dimanakan petugas salah satu tersangka sempat melakukan perlawanan dengan cara bersembunyi dibawah kolong tempat tidur. Dua DPO yang selama satu tahun diburu dan sempat menyulitkan aparat Kepolisian Polres Jombang dalam melakukan pengejaran ini, adalah AP (19) warga Dusun Bangunrejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, dan AN (21) asal Dusun Sambirejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

” setelah satu tahun lebih mereka berpindah dari tempat satu, ke tempat lainnya. Namun kerja keras kami akhirnya membuahkan hasil. Mereka berhasil kita tangkap saat sembunyi di rumah saudaranya di Tulungagung,” kata AKBP Agung Marlianto selaku Kapolres Jombang, Rabu 27 Sepetember 2017.

Masih menurut penjelasan Agung, dua tersangka tersebut dijerat dengan pasal 81 Jo Pasal 82 UURI Nomer 35 tentang perlindungan anak. Meski berhasil menangkap dua pelaku, namun bagi pihak Kepolisian perkara ini belum selesai. Karena masih ada dua orang lagi pelaku yang masih buron, dan kini masih dalam pengejaran petugas.

“Kami mengimbau terhadap sisa dua buron lagi agar segera menyerahkan diri. Yakni IM dan UB. Jika tidak menyerah, kami akan lakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus persetubuhan dengan korban anak di bawah umur hingga, korban hamil ini mencuat pada 2015. Meski sempat mediasi, kasus ini akhirnya dibawa ke jalur hukum, setelah kesepakatan antara pihak keluarga menemui jalan buntu. Dalam kasus ini terdapat lima terlapor remaja yang semuanya berasal dari Kecamatan Wonosalam.

Setelah dilaporkan petugas berhasil menangkap pelaku berinisial H (19) di jalan raya Kecamatan Bareng, pada Rabu 29 Semptember 2016.(elo)