Takut diimunisasi, siswa SMK di Lamongan bersembunyi di Kolong Meja

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Tidak dipungkiri banyak anak yang takut diimunisasi suntik. Jangankan anak-anak, orang dewasa pun takut melakukannya. Jadi wajar saja bila banyak anak-anak yang takut. Bahkan banyak meme beredar di media sosial anak yang menghindari imunisasi, ada yang sembunyi di kolong meja, naik ke atas meja, bahkan naik ke loteng.

Pemberian imunisasi campak measles rubella (MR) di wilayah Kecamatan Karanggeneng dilangsungkan serentak di sejumlah sekolah. Untuk bulan September ini dititikberatkan pada SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Pada hari ini Rabu (27/9/2017) salah satunya di SMK dan MA yang berada di Simo Sungelebak Karanggeneng. Beragam reaksi ditunjukkan ratusan murid yang berada di kelas X khususnya yang berjenis kelamin perempuan mengikuti program nasional vaksin gratis tersebut.

Menurut Isti Fuji Rahayu salah satu tenaga kesehatan yang diterjunkan ke sekolah-sekolah, wajar kalau anak takut disuntik. Namun ketakutan anak ini bisa dihindari dengan melakukan pendekatan akrab dari guru. Dan sebaiknya imunisasi dimulai dari anak yang berani. Kemudian setelah itu tanyakan anak yang sudah diimunisasi, sakit atau tidak. Jika kenyataannya anak itu berani dan tidak merasa sakit, maka ini akan memberikan peluang pada anak yang lain untuk mengikuti jejak anak yang sudah divaksinasi.

Menurut dia, ketakutan para siswa cukup beralasan. Mayoritas dari mereka, belum pernah sama sekali disuntik sepanjang hidupnya. “Malah kebanyakan yang ketakutan itu murid yang sejak kecil jarang disuntik. Pelajar yang sering disuntik ya biasa saja,” ungkapnya.

Dua bulan terakhir ini, anak-anak mendapatkan imunisasi measles dan rubella di sekolah-sekolah. Belakangan ini, pemerintah memang gencar melakukan imunisasi measles dan rubella pada anak. Imunisasi measles dan rubella masuk dalam imunisasi MR, yang terdiri dari Measles dan Rubella.

Penyakit measles (campak) disebabkan virus campak. Gejala campak yaitu demam, menggigil, serta hidung dan mata berair. Sedangkan Penyakit rubella disebabkan virus rubella. Rubella mengakibatkan ruam pada kulit menyerupai campak, radang selaput lendir, dan radang selaput tekak.

Sepanjang September ini, vaksinasi akan diberikan kepada para pelajar SD/MI, SMP/MTs serta tambahan untuk SMA/MA/SMK. Tim akan datang ke sekolah-sekolah untuk menyasar anak sekolah usia 7-15 tahun. (Omdik)