Pelaku Pembunuhan Calon Istri di Ngawi Berhasil dibekuk Polisi

pelaku saat diinterogasi polisi

KANALINDONESIA.COM, NGAWI: Polisi akhirnya berhasil menangkap MM (31) warga Dusun Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi yang tega menghabisi nyawa calon istrinya Neny Agustin (16) warga Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi.

Pelaku selama dua hari bersembunyi dalam pelarian dan berhasil diamankan petugas kepolisian dari Polsek Jogorogo di back up Polres Ngawi bersama warga masyarakat Desa Dawung.

Dari informasi yang berhasil dihimpun kanalindonesia.com, Muh Mudiono ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Jogorogo bersama personel Satreskrim Polres Ngawi sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu kemarin (27/09/2017), dilokasi warung kopi masuk Dusun Gagar, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo. Penangkapan terhadap pelaku tidak lepas dari peran Mujiyono seorang PNS Polsek Jogorogo.

Menurut keterangan Mujiyono sendiri asal Dusun Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo bermula ada pesan whatsapp masuk di handphonenya sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu dirinya sedang membantu pekerjaan pembangunan mushola dilingkungan rumahnya.

“Ketika saya bekerja di mushola tahu-tahu ada pesan whatsapp dari orang Dusun Sadaan, Desa Umbulrejo masih satu Kecamatan Jogorogo sana yang mengatakan melihat ada orang yang mencurigakan wajahnya mirip dengan pelaku jalan kaki kearah Dusun Manyul. Setelah itu langsung saya tindaklanjuti,” terang Mujiyono, Kamis (28/09/2017).

Tidak mau kehilangan buruanya Mujiyono pun memberikan informasi kepada adiknya Suprapto seorang perangkat Desa Girimulyo. Lantas keduanya langsung bergerak keluar rumah dan melihat orang yang dimaksudkan tersebut.

Setelah diyakini sebagai pelaku pembunuhan, dirinya pulang kerumah mengambil mobil jenis Masda untuk memburu pelaku. Nahasnya, ketika digenjot mobil yang dikendarainya malah menabrak pohon yang ada dipinggiran jalan hingga rusak.

Dengan kejadian itu Mujiyono tidak patah semangat apalagi keberadaan pelaku sudah sampai di Dusun Gagar, Desa Ngrayudan. Lantas dia memutar otak dengan Suprapto untuk meringkus pelaku dengan berbagi tugas bersama adiknya itu. Tidak kalah akal Suprapto mencoba memancing Muh Mudiono masuk ke warung kopi.

“Saat itu kondisinya hujan ternyata adik saya Suprapto berhasil mengelabui pelaku untuk bisa masuk kedalam warung dan pelaku ini sempat minum es teh. Dihadapan Suprapto pelaku mengaku jujur kalau toh dirinya asal Dusun Pondok sebagai pelaku pembacokan,” urai Mujiyono.

Tandasnya, tanpa membuang waktu lagi langsung memberikan informasi ke Unit Reskrim Polsek Jogorogo. Selang beberapa menit kemudian dua personel kepolisian datang ke lokasi sasaran dan berhasil membekuk Muh Mudiono. Saat itu juga untuk menghindari amuk massa pelaku langsung dijemput oleh petugas Satreskrim Polres Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja membenarkan penangkapan Muh Mudiono mendasar informasi dari warga dalam hal ini Mujiyono seorang PNS Polsek Jogorogo yang kemudian ditindaklanjuti proses penangkapan. Malam itu juga kata perwira menengah ini pelaku langsung digelandang ke Mapolres Ngawi guna diproses lebih lanjut. (dik)