Bangunan Puskesmas Bermasalah, Komisi D Desak Polisi Periksa Pelaksana Proyek

pintu masuk puskesmas Tembelang yang keramik bagian atasnya sudah copot

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Seperti diberitakan sebelumnya, gedung baru Puskesmas Kecamatan Tembelang, yang dibangun dari Anggaran Program Belanja Daerah (APBD) Jombang 2016 sebesar Rp 2.112.000.000, kini kondisinya rusak.

Diduga pihak pelaksana pembangunan proyek dari PT. INNECO WIRA SAKTI HUTAMA, asal-asalan dalam melakukan pengerjaan dan tidak memenuhi spesifikasi kualitas (Spektek) bangunan. Hal ini membuat Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Jombang angkat bicara.

“ Secepatnya kami akan sidak lagi untuk memastikan kondisi yang ada mas,” kata Syarif Hidayatullah, salah satu anggota Komisi D DPRD Jombang, dari partai Demokrat, Sabtu 30 September 2017.

Masih menurut Syarif, pihaknya merasa prihatin mengingat adanay sejumlah kerusakan sejumlah bangunan puskesmas yang notabenya adalah gedung yang baru saja dibangun dan selesai tahun ini.

“ kita mendorong SKPD terkait untuk lebih proaktif menyelesaikan masalah yang ada di Puskesmas Tembelang, agar tidak terkesan Dinas melakukan pembiaran terhadap kondisi rusaknya bangunan puskesmas tersebut,” ungkap Syarif yang lebih akrab disapa Gus Sentot tersebut.

Lanjut Syarif, kalau memang bermasalah dalam pelaksanaan, pembangunan proyek yang dilakukan rekanan, maka diharapkan segera dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian, agar rekanan tidak melakukan lagi penyalahgunaan dalam hal pengerjaan proyek.

“ penegak hukum harus turun tangan, agar kejadian ini tidak terulang, serta berlaku secara keseluruhan untuk menjaga kualitas proyek-proyek yang ada di kabupaten Jombang,” tukasnya.

Dari data yang dihimpun redaksi, pihak pengelola Puskesmas sudah melaporkan adanya kerusakan pada rekanan maupun dinas terkait, baik masih dalam masa pemeliharaan maupun setelah habisnya masa pemeliharaan, namun hingga kini sejumlah kerusakan masih belum diperbaiki, dan pihak rekanan juga tidak bertanggung jawab atas sejumlah kerusakan yang ada di Puskesmas Tembelang.

Sementara itu Sulton selaku konsultan pengawas dalam pengerjaan proyek tersebut, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler yang terdengar hanya nada sambungnya saja, dan tak kunjung diangkat, dan saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp (WA), pihaknya juga enggan memberikan komentar mengenai permaslahan yang ada di Puskesmas Tembelang.(elo)