Puskesmas Tembelang Rusak, Komisi C Minta Polisi Usut Tuntas

pintu masuk puskesmas Tembelang yang keramik bagian atasnya sudah copot

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Setelah Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, akan meluncurkan surat pada pihak Kepolisian Polres Jombang, untuk melakukan penyelidikan terhadap rusaknya bangunan gedung baru Puskesmas Tembelang, Jombang Jawa Timur, kini giliran ketua Komisi C DPRD Jombang, meminta Polisi untuk temukan pemain dalam proyek yang dibangun dari Anggaran Program Belanja Daerah (APBD) Jombang 2016 sebesar Rp 2.112.000.000, tersebut.

“ Sudah sejak awal saya minta pada pihak terkait untuk bekerja yang baik, profesional dan jangan main-main,” kata Mas’ud Zuremi, selaku Ketua Komisi C DPRD Jombang, Minggu 1 Oktober 2017.

Masih menurut penjelasan Mas’ud, bahkan sebelum diresmikan oleh Bupati, pihak Komisi C, sudah pernah menegur dan meminta pada pihak-pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan atas keluhan dari masyarakat.

“Setelah selesai dan sebelum diresmikan dulu, saya sudah cek laporan dari masyarakat terkait dengan bangunan yang retak, bocor dan lain sebagainya. Kami minta kontraktor untuk bertanggung jawab dan melakukan perbaikan, termasuk PPK dan SKPD terkait,” ujar Ma’ud Zuremi yang merupakan Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Saat disinggung terkait apa langkah yang akan diambil oleh pihaknya selaku ketua Komisi C, Mas’ud, menuturkan bahwa seharusnya pihak Kepolisian harus segera melakukan penyelidikan terhadap rusaknya bangunan gedung Puskesmas Tembelang. “ya monggo pihak berwenang mengusut tuntas. Siapa sebenarnya yang bermain dan main-main pada proyek itu,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah akan ada surat rekomendasi dari pihak Komisi C, pada Polres Jombang untuk melakukan penyelidikan pada proyek Puskesmas Tembelang, pihaknya mengatakan, bahwa jika memang ada indikasi pelanggaran, seharusnya Polisi sudah turun tangan.” Kalau sudah ada temuan (red : temuan Dewan), gak perlu rekom Polisi harus secara otomatis lakukan penyelidikan,” tukasnya.(elo)