Bakesbangpol Kabupaten Pacitan Gelar Deklarasi Anti Narkoba dan Sosialisasi P4GN

Deklarasi Anti Narkoba dan Sosialisasi P4GN Kab. Pacitan KANALINDONESIA.COM : Pemkab Pacitan melalui Bakesbangpol gelar Deklarasi Anti Narkoba dan Sosialisasi P4GN yang diikuti ratusan warga dari berbaagai unsur di Pendopo Kabupaten setempat, Rabu(03/08/2016).

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengucapan Naskah Deklarasi anti Narkoba yang dipimpin oleh Wakil Ketua MUI KH Mahmud Alhamid dan diikuti semua undangan yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Deklarasi anti Narkoba oleh Wakil Bupati Pacitan Yudhi Sumbogo.

“Mengingat kejahatan narkoba tidak hanya di kota-kota besar bahkan sudah merambah di Kabupaten Pacitan, maka kegiatan hari ini sangatlah penting, karena selain memberikan pemahaman akan bahaya Narkoba juga pentingnya kita membuat komitmen untuk bersama-sama memberantas dan mencegah masuknya Narkotika ke Wilayah Pacitan,”ucap Wakil Bupati Pacitan Yudhi Sumbogo.

Lebih lanjut dikatakan,“hal ini perlu ditindak lanjuti oleh aparat terkait dengan kita sweping di tempat-tempat hiburan atau di hotel yang ada di Kabupaten Pacitan, karena kejahatan narkoba bersifat lintas negara yang perlu penanganan sangat serius, mari kita bersama-sama dengan pemerintah dan elemen masyarakat kita dengungkan perang terhadap narkoba, karena narkoba akan menghancurkan generasi Bangsa. Narkoba adalah musuh kita bersama, saya berharap untuk generasi muda di Kabupaten Pacitan jangan sekali – kali bermain dengan Narkoba,”tegas Sumbogo.

Baca:  Disnaker, Pastikan Seluruh Perusahaan di Jombang Bayarkan UMK 2017 sesuai Ketentuan yang Berlaku

Sosialisasi P4GN disampaikan dengan narasumber yaitu Pasi Intel Dim 0801/ Pacitan Kapten Inf Nurhadi, Kasat Narkoba Polres Pacitan AKP Agung, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Pacitan Nunuk Irawati, Ka Bakesbangpol Pacitan Drs Suhariyanto.

Semua nara sumber mengatakan bahwa narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilang rasa mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Narkotika golongan 1 yang sering disalahgunakan seperti opium, kokain, ganja dan golongan amfetamin ( sabu-sabu dan ekstasi ) yang sebenarnya untuk ilmu pengetahuan.

“Gejala penyalahgunaan opiat ( Heroin/ Putaw ) pupil mata mengecil, rasa gembira yg berlebihan, lemas, mengantuk, nafas sesak, bicara cadel, kurang konsentrasi, daya ingat menurun,”terang salah satu nara sumber, Nunuk Irawati.

Baca:  Temuan Mayat Mr X Gegerkan Warga Sekitar Pantai Telengria Pacitan

Lebih lanjut disampaikan AKP Agung, bahwa penyalahgunaan narkoba melanggar UU N0 35 Th 2009 tenteng narkotika menguasai, memiliki akan dengan ancaman minil 4 tahun penjara.

Sedangkan bagi pengedar paling akan dikenakan ancaman 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda 10 Miliar, dan bagi yang memproduksi akan dipidana paling sedikit 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda 10 Miliar.

Kodim 0801/Pacitan melalui Pasi Intel Dim 0801/ Pacitan Kapten Inf Nurhadi mengatakan, pihak TNI akan mendukung program pemerintah untuk memberantas narkoba.

“TNI tidak ada yang kebal hukum jika ada anggota TNI yang terlibat Narkoba akan diproses sesuai hukum yang berlaku,”kata melalui Pasi Intel Dim 0801/ Pacitan Kapten Inf Nurhadi.

Baca:  Indonesia Blockchain Week 2020 Bahas Decentralized Finance

Deklarasi Anti Narkoba dan Sosialisasi P4GN Kabupaten Pacitan tahun 2016 dihadiri Dandim 0801/Pacitan Letkol Inf Yudhi Diliyanto, perwakilan dari BEM STAINU Kabupaten Pacitan, perwkilan RAPI Kabupaten Pacitan, perwakilan mahasiswa kabupaten Pacitan dan perwakilan SMU 1 dan SMU 2 Kabupaten Pacitan.

Tak hanya sekedar sosialisasi, kegiatan juga diadakan tes urin oleh perwakilan 4 orang dari masing-masing sekolah dan dinas/ instansi.