Bekuk Pengedar dan Pengguna Sabu, Polisi Amankan 1,32 Gram Sabu

salah satu tersangka pengedar sabu-sabu yang berhasil diamankan Polisi saat diamankan di Polsek Mojowarno

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Upaya aparat Kepolisian dari Polres Jombang, Jawa Timur untuk mewujudkan Jombang sebagai Kabupaten bebas Narkoba, nampaknya bukan hanya sebatas angan-angan belaka. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengungkapan jaringan kasus narkoba baik oleh pihak Satresnarkoba Polres Jombang, maupun Polsek jajaran yang ada di Kota Santri.

Kali ini giliran Polsek Mojowarno yang berhasil membongkar jaringan pengedar narkoba di wilayahnya. Tiga orang pelaku diamankan, salah satunya adalah seorang bandar yang tinggal di Desa Kauman, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Dari tangan bandar bernama Ahmad Lutfi (25) tersebut, petugas daru unit Reskrim Polsek Mojowarno, menyita 12 poket ganja dan sabu-sabu (SS) seberat 1,32 gram. Kemudian timbangan elektrik, satu unit HP, sedotan, plastik klip, serta uang sisa penjualan narkoba sebesar Rp1,3 juta.

Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka Lutfi berawal dari dibekuknya Agus Supriyo (44), warga Jl Sumberboto, Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Agus yang notabenya adalah sebagai pengguna sabu, dan baru saja menggunakan sabu untuk dinikmati sendiri diamankan oleh petugas.

Selanjutnya setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka Agus, diketahui bahwa tersangka mendapatkan SS dari Wahyu Prasetyo Aji (25), warga Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. ” pada petugas tersangka AS mengaku mendapatkan barang (red: sabu-sabu) tersebut, dari tersangka WU,” kata Subadar, Jumat 6 Oktober 2017.

Lanjut Subadar, setelah mendapatkan informasi yang cukup, petugas bergerak menuju ke alamat tersangka, dan kemudian mengamankan Wahyu di rumahnya berikut sejumlah barang bukti.” setelah berhasil mengamankan tersangka WU, petugas melakukan pengembangan untuk menangkap Bandar dalam jaringan peredaran sabu di Mojowarno,” ujar Subadar.

Imbuh Subadar, setelah melakukan pemeriksaan, dari keterangan Wahyu akhirnya muncul nama Lutfi yang merupakan bandar dalam jaringan tersebut. Kemudian petugas melakukan penggerebekan terhadap tersangka Lutfi, tresangka tidak bisa berkutik ketika digerebek polisi. Bahkan dari rumah Lutfi, petugas menyita 12 poket ganja dan 1,32 gram sabu.

“saat ini ketiga pelaku kita tangkap di lokasi berbeda. Kita masih kembangkan lagi kasus ini, untuk memburu tersangka lain, karena tidak menutup kemungkinan ada pemain besar dalam jaringan tersangka LI” pungkas Subadar.(elo)