Diklatsar Banser PAC Kalitengah Tanamkan Nilai Aswaja dan Pancasila

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; 99 Banser perwakilan dari berbagai kecamatan se Kabupaten Lamongan mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) di Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 6 s/d 8 Oktober 2017 tersebut bertema ‘Berjuang di bawah Bendera NU guna Memperkokoh NKRI dengan penanaman nilai-nilai Aswaja dan Pancasila’.

Ketua PAC GP Ansor Kalitengah, H. Tamim Ashar, Lc.,M.Th.I mengutarakan beberapa poin utama Diklatsar, diantaranya bahwa Banser merupakan barisan Ansor memiliki peran strategis dan penting dalam ikut serta menjaga keutuhan NKRI.

Banser harus memiliki semangat pengabdian tanpa pamrih, baik pengabdian kepada masyarakat maupun kepada negara dan agama. Sehingga Banser harus memiliki semangat dan kemauan untuk berlatih, mengembangkan wawasan.

“Sedangkan dalam segi kepemimpinan, Banser harus tetap satu komando, harus loyal kepada kyai dan pimpinan korps. Jiwa korsa senantiasa tetap menggelora dan berani menghadapi segala rintangan,” urai H. Tamim.

Dirinya berharap, sebagai wadah pergerakan pengkaderan, diklatsar memunculkan generasi muslim yang taat dan memiliki rasa hubul wathoniyah pada NKRI.

Selain itu seorang banser harus benar-benar siap dan rela dalam ikut serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan segala kemampuan yang dimilikinya.

Ketua PAC GP Ansor Kalitengah ini menambahkan, Banser juga harus melek Informasi, dan Media Sosial sehingga tdak gampang gagal memahami berbagai informasi dan isu.

Menurutnya, menyikapi era digital dewasa ini, Banser tidak boleh lagi gagap teknologi apalagi gagal paham dalam memahami perkembangan berita yang aktual, Banser harus mampu andil dalam memerangi berita hoax, dengan cara yang santun.

Lebih lanjut H. Tamim mengemukakan bahwa kegiatan diklat ini sebagai sarana mencari kader pembela ulama, bangsa dan negara.

“Mereka akan dididik dengan sejumlah materi seperti wawasan kebangsaan dan keislaman, bela negara dan juga tentunya materi ke-NU-an,” katanya.

Sementara itu, pada Apel Pembukaan Diklatsar, pembina Apel Muhammad Masyhur, M.Pd. yang juga selaku Ketua PC. GP Ansor Lamongan senada dengan H. Tamim, bahwa Kader NU merupakan kader bangsa yang harus selalu siap turut mempertahankan NKRI.

“Harus selalu taat dan Tawadlu’ dengan kyai atau Ulama’ NU. Harus tetap dalam satu Komando dalam setiap Kegiatan,” tandasnya.

Hadir dalam Apel Pembukaan tersebut Ketua MWC NU Kalitengah, Kapolsek Kalitengah, Danramil Kalitengah serta Camat Kalitengah Suwignyo, S.Sos yang membuka kegiatan Diklatsar Banser 2017 Satkorcab Banser Kabupaten Lamongan dengan ditandai pemukulan gong sebanyak 9 kali. (Omdik)