Dua Pengedar Pil Dobel L Asal Mojokerto, Dibekuk Polisi

kedua tersangka pelaku pengedar pil dobel L asal Mojokerto saat diamankan Polisi di Polsek Kota

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dua pelaku pengedar pil dobel L, berhasil diamankan aparat Kepolisian dari Polsek Jombang Kota. Kedua pelaku tersebut berinisial DA (19) dan MO (19), keduanya merupakan warga Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

Kedua tersangka diamankan Polisi saat transaksi pil dobel L dengan teman perempuan mereka. Selain mengamankan kedua tersangka Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan uang hasil penjualan.

” kedua tersangka ditangkap saat bersama seorang perempuan sedang ngopi dan transaksi pil koplo,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, Selasa 10 Oktober 2017.

Masih menurut penjelasan Subadar, kedua tersangka pelaku ini jauh-jauh datang dari Mojokerto setelah bekerja hanya untuk menemui seorang teman perempuannya, FC, warga Desa Jombang, Kecamatan Jombang. “ tersangka mengaku sengaja ini datang dari Mojokerto ke Jombang, hanya untuk menjual pil dobel L,” ujar Subadar.

Dari tangan kedua tersangka petugas menemukan barang bukti sebanyak 10 butir pil dobel L yang baru saja diberikan kepada FC. Dari keterangan FC, ia membeli barang haram tersebut dari dari DA dan MO.

” petugas juga mengamankan barang bukti dua handphone (HP) yang digunakan kedua pelaku untuk berkomunikasi, dengan para calon pembeli,” ungkapnya.

Lanjut Subadar, penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari adanya informasi yang diterima petugas akan adanya transaksi pil dobel L. Polisi yang mendapat informasi akan ada transaksi narkoba langsung melakukan pengejaran. Benar saja, ketiga anak muda tersebut tampak asyik bercanda dan ngobrol santai di Jalan Mochammad Yamin, Jombang.

Selanjutnya, polisi yang mencurigai gerak-gerik ketiganya langsung melakukan penggeledahan. “Dua Bandar langsung kita tetapkan tersangka dan yang cewek masih berstatus saksi,” tegasnya.

Kini, dua orang pengedar pil dobel L, asal Mojokerto tersebut harus mendekam di sel tahanan Polsek Kota. Selain itu, keduanya juga masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan kasus terkait. “Tersangka disangkakan melanggar pasal 196 Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” pungkas Subadar.(elo)