Sunita Yumo, Mahasiswa Asal Thailand Yang Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan di Unisda Lamongan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Sebanyak sembilan orang mahasiswa asal Thailand yang kuliah di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (UNISDA) hari Sabtu, (7/10/2017) kemarin di Wisuda bersama dengan ratusan mahasiswa program sarjana dan pascasarjana lainnya dari beberapa disiplin ilmu yang berbeda.

Lima orang mahasiswa mengambil Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dua orang di Pendidikan Bahasa Inggris, satu orang di Pendidikan Agama Islam sedangkan satu orang lagi Jurusan Pendidikan Matematika.

Sunita Yumo, seorang mahasiswa asal Thailand, mengatakan ketertarikannya kuliah di Indonesia, khususnya di UNISDA karena dirinya tertarik belajar di Indonesia disebabkan pendidikannya lebih bagus dibandingkan Thailand terutama agamanya.

Gadis kelahiran 1 Pebruari 1995 tersebut memilih Jurusan Pendidikan Matematika sebagai disiplin ilmu yang dia tekuni.

“Saya mulai tertarik untuk belajar Matematika sejak kecil, ketika dapat kesempatan untuk belajar ke Indonesia, saya langsung siap berangkat. Karena saya yakin pendidikan di Indonesia lebih maju dan lebih baik,” Ujar gadis yang sering dipanggil Aiman tersebut.

Selain itu, Aiman mengaku dirinya memilih UNISDA karena dirinya mengetahui jika mayoritas mahasiswa UNISDA adalah muslim. “Saya sangat senang bisa belajar di lingkungan yang mayoritasnya adalah muslim, karena di Thailand tentu saja hal ini tidak ada,” jelasnya.

Menurut gadis asal Kampung Rai, Banrae, Thanto, Yala, Thailand Selatan ini pilihannya kuliah di UNISDA karena selain bisa belajar keilmuan tentang Matematika dirinya bisa memperdalam pelajaran agama, budaya termasuk kuliner.

“Saya tinggal di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan, di sana saya bersama teman-teman banyak menerima ilmu Agama Islam yang diberikan oleh para guru disana. Di sini orangnya ramah-ramah dan juga saya mendapatkan banyak pengalaman baru,” ujar gadis yang mengaku sangat bahagia ketika saat diwisuda.

Anak seorang sopir dan pekerja kebun ini selama belajar di Indonesia mendapatkan beasiswa dari Jama’ah Al Khidmah selama belajar di Unisda Lamongan termasuk juga di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo.

Dia bersama teman-temannya hanya memikirkan biaya hidup kesehariannya saja yang mengandalkan kiriman dari keluarga di Thailand. Aiman dalam satu bulan mendapatkan kiriman 4000 ฿ atau senila Rp. 1.400.000,- untuk kehidupan dan keperluan pribadinya.

Sebagai wujud syukur keluarga dalam acara Wisuda Aiman di Kampus UNISDA Lamongan, beberapa keluarga dengan sengaja terbang langsung dari Negeri Gajah Putih Thailand untuk mendamping wisudanya. (Omdik)