Tak Kuat Bayar Kredit Motor, Warga Kediri Nekat Buat Laporan Palsu

pelaku pembuat laporan palsu diamankan di Satreskrim Polres Kediri ( kanalindonesia.com)
KANALINDONESIA.COM: Tak Bisa bayar motor kreditan dan berdalih sepeda motornya dibawa kabur temanya, warga Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, nekat berikan keterangan palsu pada polisi. Karena telah menipu polisi dengan memberikan keterangan palsu akhirnya pelaku yang bernama M.Fatony dijebloskan ke penjara.

Berawal dari laporan palsu pelaku yang mengatakan sepeda motornya jenis N max dibawa kabur temanya yang bernama Rudianto, pelaku melaporkanya ke Polres Kediri pada, Kamis (04/08/2016), ke Satuan Reskrim Polres Kediri,” perihal sepeda motornya merk N Max, dibawa kabur yang selanjutnya digadaikan oleh Rudianto (22) temanya. Berbekal laporan itu, petugas bergegas menindak lanjuti laporan tersebut,” Kata Kasat Reskrim Polres Kediri AKP.M.Aldy Sulaiman, Jumat( 05/08/2016).

Baca:  Bertemu Presiden Universitas Tsinghua Beijing, Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama IPTEK

Selanjutnya, petugas langsung meminta keterangan terhadap Rudianto, tentang kebenaran laporan tersebut. Hingga didapatkan pengakuan, bahwa dirinya tidak pernah membawa ataupun meminjam sepeda motor milik M. Fatony dan hal itu dinilainya hanya rekayasa.

Dari pengakuan tersebut, petugas akhirnya mendapatkan titik terang bahwa laporan yang dibuat M. Fatony hanya rekayasa. Kemudian, petuags melakukan penangkapan terhadap pelaku dirumahnya dan yang bersangkutan mengakui perbuatanya, telah membuat laporan palsu.

“Saya nekat membuat laporan palsu lantaran dikejar leasing yang membiayai kredit sepeda motor saya. Harapanya, dengan membuat laporan ini bisa bebas dari jeratan hutang dengan berbekal surat laporan laporan kepolisian dan saya mengaku salah,“ kata pelaku saat dimintai keterangan petugas, Jumat ( 05/08/2016)

Baca:  Razia Gabungan di Eks Lokalisasi Klubuk Kabuh Jombang, Polisi Temukan Puluhan Kondom

Lebih lanjut, Aldy Sulaiman mengatakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku masih ditahan di Mapolres Kediri.

Disamping itu, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih jauh terhadap kasus ini.

“ Saat ini, pelaku masih kami tahan sembari melakukan pengembangan lebih lanjut. Meskipun dari pengakuannya masih baru melakukan satu kali, namun kami tidak mempercayainya begitu saja,“ kata AKP. M.Aldy Sulaiman

Gendut Marmoyo