Gas Elpiji Meledak, 7 Orang Luka Luka

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; 7 orang satu keluarga dari kalangan warga miskin di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas Elpiji, pada Sabtu (14/10/2017). 5 korban di larikan ke RSUD Dr. Soegiri dan selebihnya dirawat di klinik setempat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sebuah tabung elpiji ukuran 3 kilogram milik pasangan suami istri Sahid dan Wiwik Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan sabtu pagi diduga meledak.

Akibat ledakan tersebut membuat 7 orang mengalami luka luka termasuk pasangan suami istri dan anak anaknua serta adik dan orang tuangnya yang berlainan rumah.

Karena mengalami luka cukup serius, terpaksa 5 korban di larikan ke RSUD Dr. Soegiri Lamongan dan satu korban lainya di rawat di klinik pratama rawat inap Muhammadiyah di Kecamatan Maduran untuk mendapat perawatan.

Menurut salah satu warga saksi mata Sriati yang merupakan tetangga, kedian meledaknya elpiji terjadi sekitar jam setengah enam pagi. Seluruh korban sempat dibawa ke puskesmas setempat, namun karena luka serius korban dilarikan ke RSUD Dr. Soegiri.

Sementara menurut korban Niswaiyah, diduga ledakan tabung daru keluarga miskin tersebut terjadi akibat kebocoran tabung gas ukuran 3 kg dirumah Wiwik yang hendak memasak nasi. Lalu gas elpiji terpercik apri dari rumah Wiwik yang ketika itu sedang memasak.

Korban korban tersebut diantaranya Wiwik, ketiga anakanya M. Alaudin, Umi Latifah, Aliudin, Suparto dan saudaranya bernama Nisfaiyah.

Hingga saat ini petugas Polsek setempat telah mengamankan tabung elpiji serta memeriksa saksi saksi untuk memastikan penyebab pasti ledakan tabung elpiji tersebut. (Fer)