MSD Ditilang saat Antar Orang Sakit ke RSUD, Direktur RSUD Akui Lahan Parkirnya Terbatas

MSD yang ditilang petugas gabungan karena nekat parkir di depan rambu larangan parkir depan RSUD Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Diberitakan sebelumnya, petugas gabungan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jombang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub) dan, Polisi Militer TNI AD,  menggelar razia terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di kawasan tertib lalu lintas (KTL).

Bahkan ada satu Mobil Siaga Desa (MSD) milik Desa Sukodadi Kecamatan Kabuh, bernopol dinas S 816 WP, ditilang petugas, karena parkir didepan RSUD Jombang, yang lokasinya tepat berada di depan rambu larangan parkir.

“MSD Desa Sukodadi yang dikendarai Supri (37) tadi parkir sembarangan di titik yang terpasang rambu larangan parkir di Jl Wahid Hasyim tepatnya di depan RSUD Jombang, makanya kita kenakan tilang,” kata Ali Arifin selaku, Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Pemkab Jombang kepada wartawan, Selasa 17 Oktober 2017.

Sementara itu Dr Pudji Umbaran selaku Direktur  RSUD Jombang saat dikonfirmasi mengenai adanya MSD yang ditilang petugas lantaran parkir di depan RSUD, saat mengantarkan orang sakit ke Rumah sakit, pihaknya meminta maaf dan mengakui bahwa lahan parkir RSUD yang minim sehingga mengakibatkan pengunjung harus parkir di luar.

“Kami atas nama menejemen RSUD Jombang mengucapkan permohonan maaf pada para pengguna layanan RSUD Jombang yang tidak kebagian tempat parkir di halaman parkir kami, sehingga terpaksa parkir diluar,” ujar Pudji, Selasa 17 Oktober 2017.

Masih menurut penjelasan Pudji, namun demikian pihaknya berharap kendaraan pengunjung RSUD, tetap di parkir pada tempat yang diperbolehkan, agar tidak kena tilang oleh petugas yang berwenang. “ Manejemen RSUD Jombang tetap akan berupaya secara maksimal untuk menyediakan sarana parkir yang memadai bagi para pelanggan kami,” ungkapnya.

Saat disinggung apa upaya yang dilakukan oleh pihak management RSUD untuk mengatasi persoalan parkir, yang terbatas, sehingga pengunjung harus dengan terpaksa parkir di luar, apalagi di jalur KTL. Pihaknya menjelaskan bahwa, beberapa langkah antisipasi sudah direncanakan pihak management RSUD diantara pengajuan lahan parkir pada Bupati Jombang, serta membangun tempat parkir bertingkat untuk roda dua.

“ kami sudah memohon tambahan luasan lahan pada Bapak Bupati agar kami bisa membangun beberapa sarana pelayanan dan lahan parkir yang memadai. Insyaalloh dalam waktu dekat kami akan segera koordinasi ulang bersama pejabat struktural RSUD Jombang, barangkali ada lahan di samping RSUD Jombang yang bisa di sewa untuk menampung kendaraan pelanggan yang tidak kebagian parkir di halaman parkir RSUD Jombang,” tukasnya.(elo)