Diduga Ada Rekayasa Perkara, Puluhan Aktifis Jombang Demo Kantor Kejaksaan dan Pengadilan Negeri

sejumlah aktifis Jombang saat melakukan aksi di depan Kejaksaan Negeri Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Puluhan aktivis dari berbagai elemen yang tergabung dalam aliansi masyarakat Jombang yang peduli pada proses penegakan hukum, di Kota Santri. Sejumlah aktifis tersebut mendatangi kantor Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Kabupaten Jombang, sembari berorasi secara bergantian.

Aksi tersebut sebagai bentuk protes dan ketidak percayaan terhadap kinerja aparat penegak hukum yang dinilai sering melakukan rekayasa terhadap sejumlah perkara pidana maupun perdata.

“ ada beberapa perkara pidana yang sengaja direkayasa, dan hukum di Jombang tajam ke bawah tetapi tumpul keatas,” kata Joko Fattah Rochim selaku koordinator aksi, dari FRMJ, Rabu 18 Oktober 2017.

Masih menurut penjelasan Fattah, kinerja aparat penegak hukum itu menurutnya, dilihat dari berbagai permasalahan hukum yang terjadi di Jombang, ternyata prosesnya carut marut dan terkesan dimanipulasi oleh oknum-oknum penegak hukum.

“ untuk kasus perdata, jelas saksi- saksi tidak hadir dalam sidang malah hakim memutuskan untuk dilanjutkan. Belum lagi ada kasus minuman keras, penjual miras adalah suaminya tapi kenapa yang jadi tersangka malah istrinya,” tegasnya.

Lanjut Fatah, pihaknya menutut supaya lembaga penegak hukum yang ada di Jombang bisa menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ” kita menuntut keadilan ditegaknya seadil-adilnya, jalankan semua prosedur yang ada, jangan ada main mata antara pihak yang berperkara dengan aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Setelah berorasi ditengah terik panasnya matahari, akhirnya perwakilan masa aksi ditemui oleh perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN) Jombang, puluhan aktivis gabungan dari FRMJ, TC Jatim, KMPJ dan INTEREST ini selanjutnya membubarkan diri.(elo)