Dukungan Doa Untuk The Legend Of Persela Masih Terus Mengalir

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kepergian kiper Persela The Legend Of Persela Choirul Huda masih dirasakan pencinta sepak bola di seluruh penjuru nusantara. Hingga Kamis (19/10/2017), doa untuk sang legendaris masih terus mengalir disejumlah tanah air.

Seperti yang dilakukan seporter Bonek Surabaya bersama LA Mania dan Curva Boy yang berada di Surabaya melakukan doa bersama di depan kampus Universitas Muhammadiyah Suarabaya tadi malam, Rabu (18/10/2017).

Dengan membawa sejumlah spanduk foto Choirul Huda dan beberapa pesan untuk almarhum, para pecinta bola ini juga menyalakan sejumlah lilin menandakan duka mendalam atas kepergian Captain Choirul Huda.

Mereka melakukan doa bersama agar kepergian Choirul Huda diterima disisi Allah Swt. Selain itu, Para Bonek surabaya juga bakal mengenang sosok Choirul Huda yang berjiwa loyalitas.

Sementara, makam Choirul Huda yang berada di Lamongan juga tak luput kedatangan banyak penggemar The Legend Of Persela. Bahkan mereka datang jauh jauh dari perantauanya hanya ingin pulang untuk ziarah ke makam.

Mereka sengaja datang ke makam hanya untuk mendoakan almarhum dan berselfi dimakam Choirul Huda. Sesampainya mereka di Lamongan tidak langsunh pulang kerumah, akan tetapi mereka langsung menuju makam sang captain persela.

Banyak orang menganggap Choirul Huda merupak sosok yang baik hati, berjiwa penolong, tidak sombong, bahkan tidak pernah memamerkan kekayaan yang sebenarnya ia adalah orang kaya.

Bahkan setiap keluar rumah almarhum hanya menggunakan celana pendek dan mengenakan sepeda motor. Lalu setiap sholat jumat, ia bersama anaknya kerap naik becak.

Sosok Choirul Huda selama ini sangat disukai warga Lamongan. Bahkan ia lebih sering nongkrong di warung kopi hingga berjam jam, berbeda dengan pesepak bola lainnya yang sering memamerkan kekayaan serta nongkrong di tempat yang elite. (Fer)