Bekuk 9 Tersangka Jaringan Pengedar Sabu, Polisi Amanakan 9, 89 Gram Sabu

salah satu tersangka jaringan pengedar sabu saat diamankan aparat Kepolisian dari Satresnarkoba Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Aparat Kepolisian dari jajaran Satresnarkoba Polres Jombang, Jawa Timur berhasil menangkap sembilan orang pengedar serta pemakai narkoba jenis sabu-sabu, Kamis 19 Oktober 2017.

Ada lima tersangka yang berhasil diamankan petugas terlebih dahulu, kelima tersangka yakni Yusuf Marifatul An’am (30), Hartono (21) Achmad Zahrudin (23), Wahyu Cahyono (24), Wahyu Hidayatulloh (24). Mereka merupakan warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Dari kelima tersangka polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu dengan total 1,75 Gram.

“beberapa pelaku kita amankan di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, namun beberapa pelaku ada juga yang kita amankan di rumah Hartono,” kata AKP Hasran selaku Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Kamis 19 Oktober 2017.

Masih menurut Hasran, selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan berhasil mendapatkan alamat serta identitas empat pelaku lain yang merupakan jaringan pengedar sabu. Keempatnya ditangkap di sebuah rumah kost di Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

” empat tersangka lain yang merupakan hasil pengembangan yakni Heru Setyawan (20) warga Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo, Ariyanto (29) warga Dusun Tamanan, Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Ujang Zakaria warga Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, dan terahir, Muldianto (26) warga Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro,” ungkap Hasran.

Lanjut Hasran, selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu, serta ribuan butir obat terlarang. “Dari empat tersangka ini total 7,52 gram sabu dan 1500 butir pil double L yang kita amankan,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini kesembilan tersangka ini dibawa ke Polres Jombang untuk kepentingan lebih lanjut. “ untuk tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat (1), jo Pasal 112 ayat (1) huruf UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun,” pungkasnya.(elo)