Bawa Kabur Motor, Warga Malang Babak Belur Dihajar Masa

tersangka Hermawan beserta barang bukti sepeda motor roda dua, yang berhasil diamankan Polisi di Polsek Mojoagung

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Hermawan (31) warga Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang Jawa Timur, babak belur dihajar masa. Pasalnya pemuda asal malang tersebut ditangkap warga saat membawa kabur sepeda motor Satria dengan nomor polisi S 4913 ZB milik Masruchan (48), warga Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito.

“ Di lapangan Kecamatan Sumobito, sekita pukul 09.00 WIB, keduanya bertemu untuk melakukan jual beli kendaraan bermotor,” kata Iptu Subadar selaku Kasubag Humas Polres Jombang, 27 Oktober 2017.

Masih menurut penjelasan Subadar, selanjutnya pelaku mencoba sepeda motor milik korban, karena tidak yakin dengan gelagat tersangka yang membawa sepeda motor korban dengan kencang, kemudian korban membuntuti tersangka.

“ kecurigaan korban ternyata benar, sepeda motor milik korban dibawa kabur, oleh tersangka HR hingga terjadi aksi kejar-kejaran antara korban dengan tersangka HR,” tegas Subadar.

Lanjut Subadar, ketika sampai di Dusun Ngrowo, tepatnya di Desa Gambiran Mojoagung, korban berhasil menghentikan tersangka, dengan cara menendang sepeda motor tersebut hingga tersangka jatuh, dan kemudian tersangka melarikan diri masuk ke areal persawahan yang terdapat tanaman jagung.

Imbuh Subadar, karena korban berteriak minta tolong ke sejumlah warga, akhirnya masa yang berada dilokasi sekitar melakukan pengepungan terhadap tersangka. Bahkan setelah pelaku tertangkap, beberapa warga sekitar sempat menghadiahi bogem mentah yang mendarat di muka tersangka.

“ beruntung Unit Reskrim dan Unit Lantas Polsek Mojoagung, segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka. Dikarenakan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah Kecamatan Sumobito maka penanganan kemudian dilimpahkan ke Unit Resmob Satreskrim Polres Jombang,” tukas Subadar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku harus rela mendekam di sel tahanan Polres Jombang. Pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun.(elo)