Asean Youth Interfaith Camp (AYIC) 2017 di Jombang, Diikuti 150 Pemuda Dari Berbagai Negara

konferensi pers kegiatan AYIC

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Kegiatan Asean Youth Interfaith Camp (AYIC) 2017 yang bertempat di Universitas Persantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, Jawa Timur dibuka oleh wakil menteri luar negeri Republik Indonesia, Abdurahman Muhammad Fachri, Sabtu 28 Oktober 2017.

Saat ditemui sejumlah wartwan, Abdurahman Muhammad Fachri mengatakan alasan pemilihan kabupaten Jombang sebagai tuan rumah pelaksanaan AYIC 2017, karena Jombang merupakan kawasan pesantren yang santrinya mencerminkan kehidupan masyarakat Indonesia.

“santri jombang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan tidak salah jika memilih Jombang sebagai tuan rumah pelaksaan AYIC 2017, dan di Jombang ini juga lahir tokoh2 nasional yang memberikan warna dalam perjuangan Indonesia,” katanya saat acara konferensi pers usai membuka AYIC 2017 di Unipdu.

Masih menurut penjelasan Fachri, AYIC salah satu program adalan kita, kepada pemuda ASEAN untuk lebih memamahami toleransi di kehidupan pesantren sehingga dapat menjadi jendela kepada dunia luar tentang arti toleransi yang sebenarnya.

“ para peserta dapat mendapatkan gambaran yang ada di pesantren, karena disini semuanya ada mulai dari toleransi, kehidupan sosialnya, dan banyak lagi contoh kegiatan social lainnya” ujar Fachri.

Kegiatan AYIC 2017 berlangsung pada tanggal 28 – 30 Oktober 2017 dan diikuti oleh 150 pemuda dari 21 negara meliputi Indonesia, Kamboja, Brunei Darusalam, Laos, Vietnam, Malasia, Filipina, Thailand, Singapura, Jepang, Pakistan, Madagaskar, Lithuania, Maroko, Mesir, Honggaria, Amerika Serikat, Tanzania, Korea Selatan, Libya, Belanda Dan Inggris.

AYIC Bertujuan Untuk mencegah intoleransi dan radikalisme, menyediakan akses informasi yang terkait dengan perbedaan praktik Agamadan toleransi di ASEAN Kepada para pemuda dan memperkenalkan toleransi dalam keberagaman di Indonesia. (elo)