Jelang Pileg, Elektabilitas Partai Hanura Jatim Mulai Meningkat

KANALINDONESIA.COM, PASURUAN: Menjelang Pileg 2019, sejumlah partai politik telah memanaskan mesin partainya jauh-jauh hari. Pun demikian dengan Partai Hanura Jawa Timur, yang bertekad akan meningkatkan perolehan suaranya dalam Pemilu mendatang.

Berbagai usaha dan cara pun dilakukan jajaran pengurus partai, untuk berbenah diri dalam menyongsong gelaran pesta demokrasi rakyat tersebut, agar bisa mendulang hasil yang maksimal. Termasuk kerja keras dan usaha yang dilakukan oleh Ketua DPD Partai Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto, yang ingin agar partainya dalam Pileg nanti tidak dipandang sebelah mata.

Perjuangan Mas Kelana, panggilan akrab politikus asal Pasuruan itu mulai membuahkan hasil. Dalam hasil survei yang dikeluarkan oleh lembaga survei Independen, The Initiative Institute-Unair Surabaya. Partai Hanura Jatim menempati posisi ke-7 dalam peringkat partai yang menjadi pilihan masyarakat dalam Pileg nanti, mengungguli Partai Nasdem yang berada di peringkat ke-8 dan PAN, yang ada di peringkat ke-9.

Partai Hanura Jatim mendapat perolehan yang signifikan dalam survei yang dilaksanakan pada periode 6 September hingga 20 September 2017 tersebut.

Menurut Airlangga Pribadi, Dosen FISIP UNAIR-Surabaya yang menggawangi The Initiative Institute. Survei dilakukan kepada 1016 responden yang telah menikah dan berusia di atas 17 tahun di 108 desa/kelurahan di Jatim.

Jumlah responden pun proposional antara laki-laki dan perempuan. Dengan menggunakan pendekatan Multistage Random Sampling dan Face to Face Interview dengan instrumen kuisioner.

“Responden di desa/kelurahan yang menjadi wilayah sampling, dipastikan dapat mewakili daerah pilihan,” jelas Airlangga Pribadi dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, terkait hasil survei yang dikeluarkan lembaga survei The Initiative Institute yang menunjukkan bahwa elektabilitas Partai Hanura Jatim meningkat.

Ketua DPD Partai Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto mengatakan, kalau hasil survei terkait elektabilitas partai politik hasilnya naik atau turun, itu adalah hal yang biasa.

“Kalau turun, kami harus terus berbenah meningkatkan kinerja dan tidak perlu pesimis. Masih ada waktu untuk menuju Pemilu 2019 dan berbenah. Kami yakin Hanura Jatim bisa meningkatkan lagi elektabilitasnya,” terang Kelana.

Menurut dia, kalau kinerja partai semakin baik dan rakyat makin tahu, Hanura bisa bangkit dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Yang terpenting, saya tekankan kepada para kader untuk bekerja secara ikhlas dan sesuai hati nurani. Jadilah pejuang partai, jangan pekerja partai,” tandas Kelana.

Ia menambahkan, survei merupakan salah satu bahan untuk bercermin dan pendorong semangat untuk memperbaiki kerja-kerja politik dan organisasi.

Selain itu, Kelana menjabarkan bahwa kenaikan elektabilitas Hanura Jatim dalam survei ini disebabkan oleh pembinaan kader yang kredibel dan pendekatan jajaran pengurus DPD ke kader-kader didaerah, sehingga aspirasi di “arus bawah” terserap dengan baik.

Disamping itu, penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah, yaitu anak ranting dan pembentukan pengurus yang bebas dari unsur transaksional dari DPC hingga PAC juga membuat Hanura Jatim yang mengusung motto, Bangkit, Jaya, Menang itu, semakin memperoleh kepercayaan dari masyarakat.

“Hal itu yang membuat elektabilitas Partai Hanura Jatim terdongkrak,” pungkasnya.(bet)