Pakan Ternak Dari Cangkang Rajungan, Inovasi Siswa SMAN 1 Paciran Bernilai Ekonomis

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kita bisa lihat begitu banyak orang melakukan inovasi dan kreativitas dalam pengolahan bahan bahan di sekitar lingkungan agar bermanfaat bagi orang banyak.

Seperti yang dilakukan Siswa SMA Negeri 1 Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sekolah yang berada diwilayah utara atau di pantura tidak jauh dari laut, sehinga mampu memanfaatkan limbah yang awalnya tidak bermanfaat menjadi manfaat yang sangat tinggi.

Dan, Marinda Nur Auliya Kelas XII IPA 3, Happy Dwi Nastiti Kelas XII IPA 4, serta Sonia Linda Wibowo kelas XII IPA 5, mampu menyulap cangkang kepiting rajungan yang diberi nama HI-CRAB menjadi pupuk atau pakan ternak yang memiliki gizi tinggi.

Olahan cangkang rajungan HI-CRAB ini memiliki khasiat untuk hewan ternak seperti ayam dan bebek menjadi tumbuh kembang dengan baik dan pertumbuhan cepat.

Didalam olahan inovasi tersebut terdapat gizi yang tinggi di anataranya Selenium 54,43%, Kalsium 19.97%, Fosfor 1,81%, Protein 18,18%, Mineral 4,32% dan Magnesium 1,29%.

Pastinya pakan ternak HI-CRAB 2 kali lebih murah dari pada pupuk atau pakan ternanak lainnya. Bukan hanya meningkatkan produk telur saja, HI-CRAB juga mampu menigkatkan kualitas cangkang telur. Selain itu, dengan memakai HI-CRAB berarti kita sudah berkontribusi selamatkan lingkungan.

Ketiganya mengusung produk HI-CRAB sebuah produk pakan ternak yang kaya akan nutrisi yang merupakan hasil pemanfaatan dari limbah cangkang rajungan di wilayah Paciran.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Paciran M. Hannas Suhhamto S.Pd M.Pd rencananya inovasi siswanya akan di produksi masal jika sudah ada investor atau pembeli dalam jumlah besar.

Sementara hasil karya HI-CRAB inovasi anak didik dari guru pembina Saiful Arif S.Pd juga berhasil merebut juara tingkat Nasional dalam perlombaan Creative Business Competition Business Model Canvas 2017 yang di selenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), pada Sabtu 21 Oketober 2017 kemarin.

Marinda Nur Auliya, Happy Dwi Nastiti dan Sonia Linda Wibowo berhasil menyisihkan 58 tim dari SMA/SMK/MA dari berbagai daerah di dindonesia. Ketiganya membawa pulang piala dan Tropy Rektor Universitas Negeri Surabaya. (Fer)