Ibas Minta Anggaran Kesehatan Harus Mencukupi

Reses Ibas di Ngawi
KANALINDONESIA.COM : Rencana pemerintah melakukan pemangkasan anggaran mendapat reaksi dari Anggota Komisi X DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono. Rencana pemangkasan anggaran di Kementrian dan Lembaga Negara bisa dipahami, namun dirinya meminta untuk anggaran di sektor kesehatan harus mencukupi. Terlebih anggaran untuk program kesehatan ibu dan balita.

“Karena ibu dan balita mempunyai peranan yang sangat penting, strategis dan menentukan kualitas manusia Indonesia di masa mendatang, ,” kata Ibas, sapaan Edhie Baskoro Yudhoyono, disela-sela acara kegiatan reses “Bakti Sosial Pelayanan Pengobatan Ringan dan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Ibu dan Balita” di Desa Kenongrejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (09/08/2016).

Baca:  Kerabat Belum Percaya KF Terlibat Jaringan Teroris

Justru, sambung Ibas, sedapat mungkin pemerintah harus meningkatkan tambahan anggaran bagi kebutuhan kesehatan ibu dan balita. “Sudah menjadi kewajiban kita bersama, terutama saya dan rekan-rekan di DPR RI , untuk mengingatkan soal ini kepada pihak pemerintah. Agar anggaran untuk kesehatan ibu dan balita jangan dipangkas. Jika pun harus terpaksa dipangkas juga, hendaknya jangan terlalu tinggi,” ungkap putra bungsu Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Karena menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR RI ini, pemerintah harus memperhatikan akan kebutuhan makanan yang bergizi bagi anak-anak, terutama yang masih berusia balita. “Juga kebutuhan bagi para ibu hamil. Karena gizi balita ini dapat diperoleh dari air susu ibu atau ASI dan makanan pendamping ASI. Yang tidak kalah penting tentunya juga pemberian imunisasi,” terangnya.

Baca:  Pergeseran Jembatan di Geneng-Paron Dimajukan, Tak Ada Keterlambatan Kereta

Jadi, Ibas menegaskan, apabila semua kebutuhan dasar balita itu telah tercukupi, maka anak tentunya akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berkualitas. “Sehingga saat dewasa nanti, mereka dapat memperoleh keterampilan berkomunikasi, kemandirian, berpikir dan berkreasi,” tandas ayah dua putra dari perkawinannya dengan Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono ini.

Makanya sekali lagi Ibas berharap pemerintah tidak memangkas anggaran kesehatan bagi ibu dan balita. “Kalau akhir-akhir ini kita mendengar maraknya beredar vaksin palsu, saya berharap bisa segera dituntaskan pemerintah bersama aparat, termasuk terus mengawasi peredaran vaksin di masyarakat,” pintanya.

(frend)