Deklarasikan Dukungan Pilkada 2018, DPD PKS Jombang Tandatangani MOU Dengan Golkar

sejumlah pengurus partai yang mendukung Nyono Suharli pada Pilkada Jombang 2018

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Jombang mendeklarasikan dukungannya untuk mengusung Nyono Suharli Wihandoko, sebagai calon Bupati (Cabub) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang. Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara partai PKS dan Partai Golkar.

“Terimakasih untuk keluarga besar PKS yang mendukung dan mengusung saya dalam Pilbup 2018,” kata Noyo Suherli saat ditemui sejumlah wartawan usai acara deklarasi di Gor Merdeka Jombang, Minggu 5 November 2017.

Ketika disinggung terkait banyaknya parpol yang menjalin kerjasama dengan Golkar untuk mengusung dirinya pada pilkada nanti, apakah hal tersebut tidak akan membuat pihaknya bingung untuk menentukan calon wakil bupati yang akan maju mendampinginya. Pria yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Golkar Jatim tersebut, mengatakan bahwa untuk menentukan calon wakil bupati, pihaknya nanti akan duduk bersama-sama dengan partai-partai pengusung untuk menentukan siapa bakal calon yang akan maju mendampinginya.

“Tentu tidak bingung ini merupakan suatu kebahagiaan bagi saya. Nanti semua partai pengusung akan diajak musyawarah untuk menentukan pasangan saya, akan tetapi itu semua akan ditentukan dengan beberapa persyaratan semisal bagaimana popularitasnya, elektabilitasnya dan lain sebagainya,” ujar Noyono.

Lanjut Nyono, dan bagi partai yang belum bergabung, pihaknya berdoa dan seandainya partai yang belum bergabung akan tetapi mempunyai vis dan nafas yang sama dengan pemerintah hari ini agar bisa bergabung.” Mengapa harus bersebrangan jika memang bisa jalan bersama,” tukasnya.

Sementara itu Mustofa selaku Ketua DPD Partai PKS Jombang, menuturkan bahwa beberapa program Bupati Noyono yang sudah berjalan di masyarakat dan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui sejumlah penghargaan yang diterima pemerintah kapubaten, adalah indicator murni yang menjadikan partai PKS mengusung petahan pada Pilkada 2018 nanti.

“Setelah melalui serangkaian kajian internal partai, kami memutuskan untuk mendukung bapak Nyono Suharli Wihandoko dalam Pilbup Jombang 2018,” ungkap Mustofa.

Masih menurut Mustofa, bahkan beberapa lembaga survey, ada yang mengatakan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah, mencapai nilai 90,23%. “Sebut saja salah satu contohnya soal mobil siaga desa (MSD). Itu banyak sisi manfaatnya bagi masyarakat desa,” tandasnya.

Selain penandatanganan MoU, DPD PKS Jombang juga mendeklarasikan pembentukan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga. Mayoritas kegiatan ini juga diikuti oleh permpuan dari berbagai daerah pemilihan (Dapil) kantong masa PKS. Tampak hadir sejumlah petinggi partai dari partai PKS dan Partai Golkar. Bahkan sejumlah pimpinan partai pendukung dan pengusung Nyono di Jombang juga tampak hadir.

Dengan berlabuhnya dukungan partai PKS, terhadap Cabub Nyono Suherli untuk maju pada Pilkada 2018, maka bisa dipastikan semakin gemuknya koalisi parti pengusung orang nomor satu di Jombang tersebut.

Dari data yang dihimpun redaksi, terdapat 5 partai yang sudah merapatkan barisan untuk mengusung Nyono Suherli pada pertarungan politik 2018 nanti. Kelima partai tersebut yakni, PDIP dengan 9 kursinya di dewam, PAN 3 kursi, PKB 8 kursi, PKS 6 kursi, dan Partai Golkar 7 kursi.(elo)