Tim Tapak Suci SMK Muhammadiyah 1 Lamongan Juara 1 Diajang Airlangga Cup Tingkat Nasional 2017

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Siswa SMK Muhammadiyah 1 Lamongan melalui Tim Tapak Suci, yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Airlangga Championship Tapak Suci National Open Cup 2017 di Surabaya, Jawa Timur.

Sebanyak 1.128 pesilat bertanding dalam 8th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2017 di GOR Kampus C Mulyorejo Universitas Airlangga  yang diselenggarakan pada 30 Oktober hingga 5 November 2017, kemarin. Kejuaraan silat nasional ini rangkaian acara Dies Natalies Unair Surabaya ke-63.

Siswi SMK Muhammadiyah 1 Lamongan, Andieni Salma Renngur, Nisa Ul Khoir dan Dika Purwitasari mampu menyisihkan lawan lawannya di kategori Seni Regu Jurus Mawar Nasional Tapak Suci.

Selain itu, sentuhan tangan M. Zaki Rohmatulloh selaku pembina Tapak Suci SMK Muhammadiyah 1 Lamongan, mampu membawa anak asuhnya Andieni Salma Renngur meraih juara 1 di kategori tanding kelas D dengan berat 51kg-55kg remaja Putri di tingkat Nasional.

Sementara itu anak didik dari kepala sekolah Drs. Mohammad Maghfur, M. Pd, Ketiga siswi SMK Muhammadiyah 1 Lamongan ini membawa pulang 4 mendali emas, Piagam Penghargaan dan Maskot Tapak Suci.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Lamongan memberi apresiasi kepada siswinya yang juara dalam ajang Airlangga Championship Tapak Suci National Open Cup 2017 di tingkat Nasional.

Ketua Panitia, Muhammad Raga Pratama Ubaidillah, menjelaskan, kejuaraan ini diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci. Tujuannya memopulerkan pencak silat, khususnya perguruan seni bela diri Tapak Suci kepada masyarakat sekaligus  ajang mengukur kemampuan atlet dari berbagai kelompok usia.

”Kegiatan ini juga berkaitan dengan peringatan Sumpah Pemuda, ” kata Raga.

Dia menambahkan, kompetisi diikuti  peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia, Jumlah peserta tahun ini melebihi target dan naik drastis dibanding tujuh kejuaraan sebelumnya. Dari ajang ini diharapkan muncul bibit atlet pesilat untuk pertandingan nasional dan internasional.

“Harapan dari kejuaraan Tapak Suci ini semoga kejuaraan ini menjadi gerbang pembuka untuk membawa para pesilat tapak suci dari seluruh Indonesia mengembangkan diri dan berkontribusi bagi negeri melalui prestasi dan pengabdian”, tutupnya. (Fer)