Di Imogiri, Mendikbud Luncurkan Mobil Formula Hybrid Karya Siswa SMK

Mendikbud Luncurkan Mobil Formula Hybrid Karya Siswa SMK Muhammadiyah 1 Imogiri

KANALINDONESIA.COM : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meluncurkan ‎mobil formula hybrid karya siswa jurusan Tehnik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Rabu(10/08/2016) kemarin.

“Ini salah satu produk SMK yang membanggakan,” ujar Mendikbud saat meluncurkan mobil hybrid karya anak bangsa tersebut di Bantul, Yogyakarta, (10/8/2016).

Mobil ini memiliki dua sumber tenaga penggerak hybrid yang berasal dari motor listrik yang disuplai dari tenaga surya gabungan dengan mesin bensin. Tenaga penggerak motor listrik dihasilkan dari panel sel surya di bagian atas mobil.

‎Mendikbud sempat mencoba duduk di ruang kemudi dan menyalakan mesin berkapasitas 1.500 cc itu.

Baca:  Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke 58 Uji Kemampuan Bahasa Inggris

Untuk dapat duduk di belakang kemudi, pengemudi harus melepaskan komponen setir dan memasangnya lagi setelah duduk.

Dikatakanya, pembuatan mobil hybrid itu tidak untuk diproduksi massal, melainkan sebagai bagian dari praktik ‎‎siswa SMK agar lebih terampil.

“Saya khusus berkunjung ke SMK atas pesan presiden supaya meningkatkan kualitas dan kemampuan pendidikan vokasional di Indonesia,” katanya.‎

Mendikbud menuturkan, sejak ‎tahun lalu telah masuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sehingga tenaga kerja asing dari negara-negara anggota ASEAN bisa masuk ke Indonesia dan bekerja di Indonesia. Sebaliknya, tenaga kerja dari Indonesia juga bisa bekerja di negara-negara ASEAN.

“Negara yang dapat memproduksi tenaga unggul dan mampu bersaing yang akan menguasai pasar ASEAN,” tuturnya.

Baca:  Dankodiklatad Resmi Tutup Diklapa II Kecabangan TNI AD

Ia juga mendorong agar SMK-SMK dapat menjalin hubungan yang erat dengan dunia industri yang berhubungan langsung dengan jurusan yang ada di sekolah. “Praktik siswa itu sudah separuh dari kerja,” katanya.

Mendikbud juga menekankan pentingnya membangun mental peserta didik agar memiliki mental yang baik dan mampu bertahan. “Selain skill, mentalitas anak dan kepribadiannya juga harus dibentuk sebagai calon pekerja,” tegasnya.

Sumber : http://www.kemdikbud.go.id/