Banjir Rendam Kantor Bupati Kendal, Mengganggu Kinerja Pegawai

?

KANALINDONESIA.COM, KENDAL: Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mengakibatkan banjir dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter merendam kompleks kantor Bupati Kendal.

Akibat banjir tersebut, sebagian motor para pegawai Negeri Sipil yang bekerja di dalam kompleks tersebut mengalami mogok dan kesulitan masuk.

Melihat hal itu, sebagian pegawai lainnya akhirnya mengurungkan niatnya untuk membawa masuk motor mereka. Karena khawatir motornya akan bernasib sama dengan motor milik rekannya yang mogok tersebut.

Genangan air di kompleks kantor Bupati Kendal mulai terjadi Rabu(22/11/2017) pukul 23.00 WIB, dan hingga Kamis (23/11/2017) siang masih belum surut, mulai dari Pendopo Kabupaten hingga sekitar Rumah Dinas Bupati Kendal yang mengakibat mengganggu aktivitas pegawai yang hendak masuk kerja.

Pegawai Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal, Desi, mengatakan, dirinya kaget saat memasuki kompleks kantor Bupati Kendal yang ternyata telah terendam air. Dirinya nekat menerobos genangan air karena mengira ketinggiannya tidak terlalu dalam, sehingga bisa dilewati.

“Kebetulan saya baru saja pindah ke kompleks kantor Bupati Kendal ini. Jadi saya tidak tahu kalau ternyata genangannya cukup tinggi, makanya tadi saya coba tetap naik motor. Ternyata malah mogok karena kemasukan air,” katanya.

Sekda Kendal, Moh Toha, menyatakan, penyebab banjir karena adanya saluran air yang posisinya lebih tinggi dari kompleks kantor ini. Pintu saluran air menjadi tidak berfungsi normal, sehingga disarankan untuk ditutup dan dialihkan saja. Dan nantinya akan lebih baik lagi jika dianggarkan untuk pembelian pompa penyedot air, terutama yang bersifat mobile.

“Kalau pintu pembuangan yang mengggunakan kelep tidak berfungsi, lebih baik dimatikan saja dan diganti ke tempat lain,” ungkapnya.(eko)