Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Hukum / Jatim / News / Peristiwa

Kamis, 19 Mei 2022 - 20:34 WIB

Pengirim Satwa Dilindungi Ditangkap, 2 Penerima Dilepaskan Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Masih kasus penyelundupan satwa dilindungi dengan modus dan terdakwa berbeda lainnya juga disidangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, Kamis (19/5).

Kali ini terdakwa bernama Alex Syahrudin diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan beragendakan keterangan saksi penangkap  yang dihadirkan JPU Sulfikar. Saksi itu bernama Hadi Iswanto.

Saksi Hadi mengatakan, pihaknya menangkap terdakwa Alex Syahrudin di depan Hotel POP Jalan Waspada Surabaya, hari Rabu, 23 Februari 2022 sedang menurunkan barang berupa satwa dilindungi yang dikemas dalam 4 (empat) buah kardus/keranjang.

“Terdakwa ditangkap saat menurunkan barang dan rencananya satwa-satwa tersebut dijual ke Jakarta,” kata Hadi saksi penangkap di hadapan Majelis Hakim.

Dalam empat kardus tersebut masing-masing berisi 1 (satu) ekor Bekantan, 1 (satu) ekor Burung Elang dan 4 (empat) ekor Kucing Hutan. Satwa dilindungi diangkut menggunakan Truk Fuso warna kuning Nopol S-9026-ND.

Baca Juga  Meriahkan HUT Bhayangkara Ke 76, Polisi Mancing Bareng Wartawan

Majelis hakim menanyakan keberadaan dua orang penerima bernama Bisma Maheswara dan Tyo Apriliansyah, Hadi mengaku dilepaskan. Dengan alasan tidak cukup bukti dan hanya sebagai penerima paket.

“Kedua orang tersebut cuma disuruh dan pengakuannya baru sekali ini,” jelas Hadi di ruang Tirta 1 PN Surabaya.

Terkait keterangan saksi, terdakwa tidak membantahnya. Dalam kasus ini, terdakwa Alex menyelundupkan satwa dilindung disuruh dari seseorang yang hanya meninggalkan nomor telepon untuk mengirimkan dari Banjarmasin ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melalui jalur laut menggunakan Kapal Dharma Rucitra 1.

Pada hari Rabu, 23 Februari 2022, sekitar pukul 22.00 WIB tepat di depan Hotel POP Jalan Waspada No.58 saat menurunkan barang bukti tersebut, Alex pun disergap anggota polisi dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Selain satwa dilindungi, polisi juga mengamankan Trus Fuso dan handphone milik terdakwa Alex.

Baca Juga  UK Petra Surabaya Gelar Innofashion Show 4, Mahasiswa Desain Fashion & Tekstil Angkat Budaya Tenun Samarinda dan Zero Waste Fashion

Empat satwa tersebut, merupakan jenis satwa dilindungi masuk dalam daftar lampiran jenis TSL yang dilindungi menurut Undang-undang berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi.

Atas perbuatannya JPU mendakwa dengan Pasal 40 Ayat (2) Jo. Pasal 21 Ayat (2) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ady

Share :

Baca Juga

Daerah

Bank Jatim Serahkan CSR Alat Excavator untuk Pemerintah Kabupaten Gresik
Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal

Jatim

Mulai Hari ini, Satlantas Polres Ponorogo Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2022

Daerah

DPRD Jatim Desak Usut Tuntas Secara Hukum Insiden Ambruknya Wahana Waterpark Kenjeran

Daerah

Isu Semangat Transformasi dan Kolaborasi Makin Dikuatkan pada Rakerwil PKS Jatim

Jatim

Tak Terima Dirinya Dijelekan di FB Rohkayana Melapor ke Polisi

Jabar

Berantas Peredaran Miras dan Prostitusi Ilegal, Polsek Indramayu Gencar Operasi Pekat

Jatim

Panglima TNI dan Kapolri Berikan Arahan dalam Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan

Jatim

Wali Kota Kediri Apresiasi UKM/IKM Kota Kediri Berbagi untuk Warga Isoman