Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Lamongan Sosialisasikan Puberitas di MTs Ar Rohmah

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Lamongan, Jumat (24/11/2017) menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan di MTs. Ar Rohmah Tlogorejo Sukodadi Lamongan. Kegiatan itu bertujuan untuk mengingatkan kepada anak-anak akan perilaku hidup bersih dan sehat dalam masa perubahan masa dari anak-anak ke masa remaja.

Karena pola hidup bersih dan sehat amat penting untuk terus dilakukan, baik oleh masyarakat ataupun siswa-siswi. Karena para siswa sangat penting menjaga kebersihan lingkungan Madrasah. Dalam kesempatan tersebut mahasiswa STIKes Muhammadiyah Lamongan mengambil materi tentang puberitas.

Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan tentang masa Puber ini, mahasiswa memberikan penyuluhan tentang tanda-tanda masa puber secara fisik, alat reproduksi dan mengajarkan bagaimana menjaga kesehatan.

Sebelum kegiatan digelar mahasiswa, juga terlebih dahulu mengadakan gerakan 30 menit sebelum beraktifitas besama siswa dan siswi MTs. Ar Rohmah Tlogorejo Sukodadi. Rina Kusniawati, Ketua kelompok PKL, menghimbau agar siswa-siswi selalu menjaga kesehatan, dan terus berperiku hidup sehat dan bersih.

“Semoga kedepannya siswa dan siswi MTs. Ar Rohmah Tlogorejo Sukodadi lebih kompak dan semangat lagi, terutama dalam menjaga kesehatan, salah satunya memahami akan arti penting masa puber,” terang Rina.

Selain itu, dirinya berharap, untuk kedepannya MTs. Ar Rohmah bisa lebih serius mengawal program perilaku hidup bersih dan sehat di Madrasah serta perhatian terhadap gejala perubahan pada masa puber.

“Madrasah pun harus serius dalam menciptakan atmosfer kesehatan bagi anak didiknya, baik dalam fasilitas , sarana maupun programnya serta secara terbuka mau menerima ungkapan anak-anak dalam perubahan puberitas ini,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala MTs. Ar Rohmah Tlogorejo Sukodadi, Didik Eko Hermawanto, S.Pd., dirinya berharap semua siswa-siswi dapat memperkaya berbagai informasi tentang perubahan pada masa puber.

“Oleh karena itu, pengetahuan yang disampaikan pada sosialisasi ini diharapkan dapat diserap oleh siswa dan dapat disampaikan kembali secara luas ke masyarakat,” kata Didik.

Kegiatan ini, lanjut dia, akan menjadi kegiatan rutin setiap bulan. Tujuannya kata dia untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini kepada siswa-siswi. Untuk mendukung program itu, menurutnya, pihak madrasah akan menggandeng bidan desa dan Puskesmas.

“Pengenalan tentang masa puber, ciri-ciri masa puber pada laki-laki dan perempuan serta sikap dalam sikap menghadapi masa puber sudah dikenalkan. Selanjutnya perlu dipahami dan dilaksanakan. Ini semua perlu kerjasama antara siswa, madrasah dan pihak yang terkait,” jelasnya. (Omdik)