Gunung Agung Meletus, Dua ASN Pemkab Jombang Tak Masuk Kerja Tertahan di Lombok

suasana ruang kerja kabid Kominfo Jombang, yang tertahan di bandara Lombok

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dibatalkannya sejumlah jadwal penerbangan oleh pihak maskapai penerbangan, akibat dari adanya letusan Gunung Agung Bali. Berdampak pada agenda kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang. Dua ASN yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) tidak masuk kerja lantaran maskapai penerbangan yang hendak ditumpanginya dengan tujuan Surabaya membatalkan jadwal penerbangannya.

Hal ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Kominfo Pemkab Jombang Agus Usman Panuwun. Menurutnya, ada dua ASN yang tidak masuk kerja pada hari Senin 27 November 2017, karena masih tertahan di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). “ iya memang ada dua orang dari sini yang tidak masuk kerja,” kata Agus saat ditemui sejumlah wartawan di kantornya pada Senin, 27 November 2017.

Namun sangat disayangkan, Agus tidak bisa memberikan keterangan secara detail siapa dua ASN yang tertahan di Bandara Lombok, dan termasuk dalam rangka apa tujuan kunjungan dua Kabid Kominfo Pemkab Jombang ke Lombok. ” wah saya ndak paham. Tidak dipamiti soalnya, dan belum ada surat secara resmi,” ungkap Agus.

Sementara dari informasi yang dihimpun redaksi, dua ASN yang belum masuk kerja karena terkena dampak pembatalan jadwal penerbangan dari Lombok menuju Surabaya adalah Prasetyo Widodo selaku Kabid Komunikasi, Informasi dan Pelayanan Publik (KIP), serta Sugeng selaku Kabid Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang.

“Sejak Jumat (24/11) tidak masuk. Saat saya konfirmasi karena pesawatnya cancel jadi tidak jadi terbang ke Surabaya (Juanda),” kata salah satu staf Kominfo yang namanya enggan untuk dipublikasikan.

Namun, lagi-lagi sumber tersebut juga mengaku tidak tahu secara pasti tujuan kepergian dua Kabid tersebut ke Lombok. “Kalau itu (agenda) tidak tahu. Tapi kalau tidak masuk kerja memang iya karena pesawat di cancel,” tukasnya.

Dari data yang dihimpun redaksi, beredar kabar di media social (Medsos), dan sempat menjadi viral, bahwa sejumlah rombongan asal Jombang, sedang melakukan studi wisata ke Lombok Tengah, yang bertujuan untuk belajar pengembangan pariwisata di Lombok Tengah.(elo)