Siklus Tropis Di Jawa Selatan Sedang Tak Stabil,Waspadai 5 Kecamatan Sebagai Jalur Angin

KANALINDONESIA.COM, MAGETAN: Hujan deras disertai angin puting beliung yang terjadi di Magetan Minggu(25/11/2017) kemarin, yang berdampak kerusakan di 4 desa yakni Desa Balerejo; Desa Genengan; Kelurahan Kawedanan dan Kelurahan Redjosari membuat masyarakat harus lebih waspada.

Pasalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, memperkirakan bahwa potensi hujan disertai angin masih akan terjadi dalam 2 hari kedepan.

Hal tersebut dikarenakan saat ini siklus tropis di Jawa Selatan tidak stabil suhunya, sehingga bisa menimbulkan potensi angin besar.

Dari data BPBD, perkiraan potensi angin besar tersebut bisa muncul di Jawa Timur. Untuk Kabupaten Magetan ada di 5 kecamatan yang diperkirakan jadi jalur angin, diantaranya, Kecamatan Kawedanan, Kecamatan Sukomoro, Kecamatan Bendo, Kecamatan Maospati dan Kecamatan Panekan.

“Perkiraan dalam dua hari kedepan, dihimbau kepada warga agar berhati- hati, karena siklus tropis di Jawa bagian selatan sedang tidak stabil suhunya, sehingga bisa berpotensi masih adanya angin besar di Jawa Timur dan Magetan juga bisa terdampak. Ada 5 kecamatan yang perlu diwaspadai sebagai jalur angin, Kawedanan, Sukomoro, Bendo, Maospati dan Panekan,”jelasnya.

Saat ini, lanjut Fery Yoga Saputra, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, pihaknya (BPBD) menerima respon permintaan dari warga berupa permintaan penebangan pohon sebagai antisipasi,”ada beberapa desa sebagai antisipasi bencana khusunya angin, meminta kami memotong pohon yang terlalu lebat dan tinggi,”tambah Fery.(Choiri)