Korban Meninggal Akibat Banjir Dan Longsor Pacitan Menjadi 13 Jiwa

KANALINDONESIA.COM, PACITAN: Korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pacitan semakin bertambah. Berdasarkan data yang diperoleh kanalindonesia.com dari BPBD saat ini, menjadi 13 jiwa meninggal dunia, data pada Selasa (28/11/2017) kemarin masih berjumlah 7 jiwa.

Sampai saat ini Rabu(29/11/2017 ) dini hari yang belum diketemukan masih 6 orang.

Windarto Kepala BPBD Pacitan, mengatakan,” untuk sampai saat ini berjumlah 13 korban. Dari 13 korban yang sudah ditemukan berjumlah 7 korban sedangkan yang 6 korban hingga kini belum ditemukan dan masih dalam tahap pencarian,” kata Windarto.

lebih lanjut, Windarto menjelaskan,” bahwa berdasarkan pendataan tim kami BPBD Pacitan di beberapa titik lokasi bencana, korban yang sudah diketemukan Yakni ” Maryati asal Desa Kayen ( akibat terseret arus banjir, Mujiono Desa Sukoharjo ( akibat terseret banjir ), Temu Desa Klesem ( tanah longsor), Siti Kamilah Desa Klesem ( tertimbun tanah longsor), Fitri Desa Klesem (tertimbun tanah longsor) dan Darto Desa Sanggrahan ( tertimbun tanah longsor ), Mislan Desa Sirnoboyo ( terseret banjir) ke 7 korban langsung dimakamkan keluarga dan warga setempat,” jelasnya.

Ditambahkanya, sedangkan untuk korban yang belum diketemukan sampai saat ini ada 6 korban ” Amri Desa Bangunsari(terseret banjir), Eko Desa Sirnoboyo ( terseret banjir), Suparno Desa Klesem ( masih tertimbun tanah longsor), Kasih Desa Klesem ( masih tertimbun tanah lonsor), Rozak Desa Klesem ( masih tertimbun tanah longsor), Katemi Desa Sanggrahan ( masih tertimbun tanah longsor). Keenam korban masih dalam evakuasi pencarian Tim BPBD Pacitan, karena kendala akses jalan untuk menuju lokasi terputus, hingga kini kami pihak Tim BPBD bersama TNI dan Polri bersama relawan masih berupaya untuk menuju lokasi korban yang masih tertimbun tanah longsor,” pungkasnya. ( Bc)