MPR Bertemu Sri Mulyani, Bahas perkembangan ekonomi nasional

Ketua MPR zulkifli Hasan

KANALINDONESIA.COM :Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bersama Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta, EE. Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, dan Mahyudin dan didampingi sepuluh pimpinan fraksi MPR RI menggelar pertemuan dengan Menkeu RI Sri Mulyani Inderawati, untuk membahas perkembangan ekonomi nasional di tengah ekonomi global, yang melambat belakangan ini, APBN-P, dan UU Tax Amenesty. Sehingga pemerintah harus melakukan pemotongan anggaran (APBN-P 2017), dan APBD.

“Saya sampaikan terima kasih atas undangan pimpinan MPR RI untuk melakukan pertemuan ini guna membahas perekonomian nasional di tengah tekanan ekonomi global. Sehingga harus ada pemotongan anggaran APBN-P 2017 maupun APBD,” tegas Sri Mulyani pada wartawan di Gedung MPR RI Jakarta, Senin (15/8/2016).

Baca:  Zulkifli Hasan : PAN Pantau Kasus Gubernur Sultra

Hadir antara lain Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono, TB. Hasanuddin (FPDIP), M. Asri Anas (DPD RI), Idris Laena, Rully Chairul Azwar (Golkar), Bachtiar Aly (NasDem), Jafar Hafsjah (Demokrat), dan lain-lain.

Pada prinsipnya kata Sri Mulyani, harus ada berbagai penyesuaian dari perdagangan nasional maupun internasional, impor dan ekspor yang semua berpengaruh kepada pendapatan negara.

“Pendapatan negara diprediksi hanya Rp 218 triliun dari pajak, termasuk dari pengampunan pajak (tax amnesty). Itu tentu dibawah target, maka harus ada penyesuaian di kementerian negara maupun daerah,” ujarnya.

Namun untuk program-program prioritas tidak ada pemotongan. Seperti pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, kesehatan, sosialiasi empat pilar MPR RI, dan sebagainya.

Baca:  Ade Komarudin : Mari Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Ditengah Pilkada DKI Jakarta

“Sosialisasi empat pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI) tetap jalan, karena penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi, MPR RI tetap menjalankan fungsinya. Alhamdulillah MPR RI mendukung untuk pengembalian pengelolaan negara dengan baik, yang tetap ambisius tapi proporsional,” pungkasnya.

ZAL