Panglima Santri Nusantara, Himbau Semua Pihak untuk Protes Amerika agar Hentikan Provokasi

Panglima santri nusantara saat menghadiri acara doa bersama cinta Indonesia dan pagelaran seni budaya bersama santri di Gor Merdeka Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang sebelumnya didaulat sebagai panglima santri nusantara oleh ribuan santri saat acara jalan sehat santri di Kabupaten Jember. Mengecam dan menghimbau semua pihak agar protes terhadap Amerika Serikat (AS) yang melakukan provokasi.

Cak Imin juga meminta Trump bertanggungjawab atas memanasnya politik dunia, setelah pengakuan sepihak yang dilakukannya atas kota Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

“ gara-gara Donald Trump politik dunia memanas,” kata Muhaimin atau yang akrab disapa Cak Imin, saat ditemui sejumlah wartawan, usai menghadiri acara doa bersama cinta Indonesia dan pagelaran seni budaya bersama santri di Gor Merdeka Jombang, Sabtu 9 Desember 2017.

Baca:  Kontingen Garuda Peringati Nuzulul Qur’an 1438 H di Afrika Tengah

Masih menurut Cak Imin, kerawanan tingkat tinggi akan terjadi ketika politik dunia memanas, nantinya, bahkan hal ini bisa berakibat terjadinya terorisme dan kekerasan dimana-mana.” Donald Trump harus bertanggung jawab, dan kita semua harus protes terhadap Amerika untuk menghentikan provokasi-provokasi yang membahayakan kedamaian dunia,” ujar Panglima Santri Nusantara.

Saat disinggung apa solusi yang harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut, pria yang akan maju menjadi calon wakil presiden (Cawapres) 2019 nantinya tersebut, menuturkan bahwa, solusi yang harus dilakukan pemerintah yakni agar mendorong organisasi kerjasama islam (OKI) segera mendorong PBB untuk mengambil sikap.

“ OKI harus kompak bersatu untuk mewarnai, agar PBB segera melakukan tindakan-tindakan politik untuk mengamankan perdamaian dunia,” ungkap Cak Imin.

Baca:  Si Jago Merah Mengamuk, Lalap 4 Ruko di Pasar Larangan Sidoarjo

Ketika disinggung dengan wacana sikap pemerintah yang akan memprotes Amerika dengan melakukan boikot produk-produk Amerika di Indonesia, pihaknya mengatakan belum tahu akan adanya wacana tindakan tersebut.” Saya belum tahu, nanti kita akan bicarakan lagi,” pungkas Cak Imin.(elo)