Polres Ngawi Tangkap, Bapak Cabuli Anak Kandung

Bapak kandung yang tega cabuli anaknya sendiri saat menjalani pemeriksaan di Polres Ngawi

KANALINDONESIA.COM : Satu persatu terduga pelaku persetubuhan terhadap korban yang masih dibawah umur berinisal TFA (15) warga Dusun Babadan Wetan, Desa Babadan, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur telah berhasil ditangkap petugas. Dari tiga pelaku yang pertama berhasil dibekuk berinisial STR (33) asal Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, dan terduga pelaku kedua berinisial HP (29) warga Desa Babadan, Kecamatan Paron  .

Dan yang ketiga kali ini pelaku yang ditangkap diluar dugaan sebut saja SWN (37) selaku bapak kandung TFA berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Paron tanpa perlawanan dirumahnya sekitar pukul 04.00 WIB pada Selasa dini hari, (16/08).

Menurut informasi dilapangan, SWN yang beralamatkan tidak jauh dari rumah korban memang terkenal licin saat ditangkap petugas. Namun dihari yang apes ini, bapak kandung dari TFA ini berhasil dicokok dirumahnya sendiri setelah dikabarkan sebelumnya pergi ke rumah saudaranya di Jakarta.

Baca:  Polsek Panceng Tangkap Perempuan Pencuri HP

“Memang sudah beberapa kali SWN ini hendak ditangkap tapi keluarganya mengatakan kalau dia berada di Jakarta. Tetapi ternyata SWN selama ini berada dirumahnya sendiri,’ terang sumber yang enggan disebut namanya, Selasa (16/08/2016).

Seperti diketahui, perilaku yang tak pantas dilakukan SWN terhadap darah dagingnya sendiri terjadi sekitar Juni 2016 lalu. Saat kejadian TFA yang tercatat sebagai siswi dibangku kelas X salah satu SMK Kesehatan di Madiun ini tengah cekcok dengan ibu kandungnya sebut saja ES yang sudah cerai dengan SWN. Tak pelak TFA pun kecewa lantas mengadu ke rumah SWN yang tak lain bapak kandungnya sendiri yang rumahnya hanya berjarak beberapa puluh meter dari rumah ibu kandungnya.

Baca:  Longsor Banaran, Evaluasi Tujuh Hari Pertama Pencarian Korban Dilanjutkan

Karena masih ada permasalahan dengan ibu kandungnya, TFA enggan pulang ke rumah melainkan menginap dirumah bapak kandungnya yang masih menduda pasca perceraian dengan ES.

Pada malam kejadian itu mungkin nafsu birahi SWN tengah memuncak setelah sekian lama tidak tersalurkan. Tanpa pikir panjang lagi SWN diduga mensetubuhi TFA sebanyak satu kali setelah melihat kemolekan tubuh darah dagingnya tersebut.

Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Andy Purnomo membenarkan pihaknya melalui Unit Reskrim Polsek Paron telah mengamankan satu orang lagi sebagai terduga dari pelaku tindak persetubuhan terhadap TFA yang masih dibawah umur. Ia pun tidak mengelak jika yang ditangkap tersebut tidak lain bapak kandung dari korban.

Baca:  Pengerjaan Gedung Gizi dan Farmasi RSUD Ploso Minus, TP4D Minta Rekanan Kerjakan Sesuai RAB

“Saat ini terduga pelaku yang tidak lain bapak kandung dari korban masih diperiksa. Sesuai keterangan sementara SWN ini baru satu kali melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya dan itu terjadi dirumah bapak ini,” jelas AKP Andy Purnomo.

Lanjutnya, penangkapan terhadap SWN merupakan hasil pengembangan dari keterangan korban setelah dua terduga pelaku sebelumnya berhasil dibekuk yang masing-masing masih status familinya. Karena korban masih dibawah umur pungkas AKP Andy, semua perkara yang ditangani tersebut dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Ngawi bersama Polsek Paron apalagi TFA selaku korban tengah hamil lebih dari tiga bulan.

(dik)