MAGETAN, KANALINDONESIA.COM: Salah satu permasalahan sosial ekonomi saat ini adalah masalah lapangan kerja. Apalagi sejak pandemi wabah Covid 19 merebak, banyak pekerja yang terpaksa berhenti kerja karena dirumahkan perusahaan, bahkan terkena PHK.

Di Magetan berdasarkan data BPS Magetan tahun 2020, angka pengangguran terbuka mencapai kurang lebih dua belas ribu orang.

” Ya, untuk Magetan berdasarkan data dalam angka di BPS tingkat pengangguran terbuka ada kurang lebih dua belas ribu orang”, ungkap Kepala Disnaker Magetan Gatot Sapto Priyono, Jumat (25/06/2021).

Sedangkan untuk tahun ini, sampai semester ke dua pihaknya belum mengetahui jumlah pastinya. Karena memang lembaganya tidak mengadakan survei ke masyarakat.

“Jadi gini, kalau jumlahnya untuk tahun ini kita belum mengetahuinya. Karena memang kami tidak mengadakan survei. Karena untuk hal seperti ini memang BPS lah yang mengadakan survei”, terangnya.

Lebih lanjut dikatakanya,” untuk mengetahuinya, ya menunggu hasil survei sampai akhir tahun ini,”tambahnya.

Meski angka pengangguran saat ini cukup tinggi, setidaknya ada peluang untuk lapangan kerja. Di Magetan rencana akan segera beroperasi pabrik rokok dan pabrik sepatu. (rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here