DPC PD Sumbawa Barat Menanggapi Dingin Isu Rassis Zul-Rohmi Yang Berkembang Di Sosmet

ketua DPC Partai Demokrat Sumbawa Barat, Mustakim Patawari

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT :Ketua dewan pimpinan cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Sumbawa Barat Mustakim Patawari menanggapi dingin terkait isu-isu yang berkembang di media sosial terkait pencalonan Putra asal pulau sumbawa Doktor Zulmansyah yang berpasangan deng H.Rohmi.(Zul-Rohmi) yang akan bertarung di pemilihan setentak gubernur dan wakil gubernur nusa tenggara barat NTB periode 2018-2023.

Mustakim Patawari saat di temuai Reporter kanalindonesia.com di kediamannya.Selasa 02/01/2018 menceritakan banyakhal terkait pencalonan Doktor Zulmansyah yang berpasangan dengang Hj.Rohmi yang di usung partai demokrat dan PKS itu.

” Kalau kita membanding bandingkan sesorang sosok dan mencari kesalahannya tak ada yang sempurna dan ketiadak sukaan nentizen terhadap doktor zul karna beliau bukan dari pulau lombok, saya rasa itu alasannya,” ucap Mustakim Patawari menanggapi isu di medsos dengan dingin yang belakangan ini berkembang.

Ia juga menuturkan beberapa tahun silam ketika TGB pertama kali mencalonkan diri sebagai gubernur NTB penuh dengan lika liku dan isu isu yang menydutkan beliau. Namun dengan kerja keras tim pemenangan TGB saat itu Terbukti isu isu yang berkembang di masyarakat tidak mempengaruhi tim untuk terus bergeark dan mensosialisasikan TGB dan TGBlah yang menjadi guberur NTB bahkan hingga dua periode menjabat sebagai Gubernur NTB.

Menurut Ketua DPC PD sumbawa Barat itu TGB memilih Doktor Zul sepebagi penerus Ikhtiyar TGB karana netwoking yang di miliki oleh Doktor Zul dan banyakhal yang telah TGB perhitungkan sehingga TGB memilih Dokter Zul yang berpasangan denga Hj.Rohmi dan menurut Mustakim momentum pilkada kali ini ada dua momentum besar yang dimana sebelumnya wakil gubernur NTB selama ini berasal dari pulau sumbawa saat inilah kesempatan untuk putra pulau sumbawa menjadi gubernur NTB.

Momentum kedua menurut dia saat ini masyarakat NTB sedang menjual sosok TGB ke tingkat Nasional menjadi milik bagsa ini. akan menjadi sangat kontraproduktif yang nota bennya TGB putra NTB yang akan menjadi milik bangsa masih ada yang berfikir rassis. sebelum menjadi milik bangsa kita tuntaskan terlebih dahulu beliu ini putra NTB terlepas beliu berasal lombok timur lombok tengah namun beliu adalah putra NTB.

“Tuntas sudah beliau adalah purtra NTB saat ini bagai mana kita menjaual figur TGB kedepan agar Bisa mejadi RI dua namun kalau masih ada teman teman yang berfikiran rassis. Bagai mana kita mau jual TGB kalau masih ada pemikiran seperti itu gak mecing lah.” tuturnya.

Mustakim patawari mengajak semua lapisan masyarakat untuk tidak menggaungkan isu isu yang berbau rassis dan isu isu yang basi karana Pulau Sumbawa adalah bagian dari NTB Dokter Zul adalah putra NTB dan milik NTB .(awi)