Rekom Gak Jelas, Sejumlah Pengurus PAC PDI-P Tanyakan Kejelasan Sikap Politik Partai Dalam Pilkada 2018 di Kabupaten Jombang

sejumlah pengurus anak cabang (PAC) PDI-P Jombang, saat mendatangi kantor DPC PDI-P Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Belum adanya kejelasan turunnya surat dukungan partai yang berbentuk rekomendasi, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 nanti, membuat sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) mendatangi kantor DPC PDI-P Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk menanyakan kejelasan sikap politik partai berlambang banteng moncong putih, mengingat marak beredar isu terkait nama beberapa figur yang dikabarkan mendapatkan rekom tersebut.

“Agenda kami ke DPC hari ini untuk menanyakan soal agenda pilkada yang ada di Jombang. Karena sampai hari ini teman-teman dari PAC hanya mendengarkan isu yang simpangsiur beredar soal rekom partai,” kata Kasianto selaku, ketua PAC PDI-P Bareng.

Masih menurut Kasianto, belum turunnya rekomendasi dari PDI-P hingga menjelang pendaftaran pasangan calon di KPU pada tanggal 8-10 Januari mendatang, telah menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kalangan PAC. Pihaknya juga menyebutkan bahwa dari 16 PAC yang mendatangi kantor DPC hari ini menginginkan PDI-P untuk mengusung kadernya sendiri dalam Pilkada 2018 di Kabupaten Jombang, dan bukan orang asing.

“Intinya teman-teman PAC menginginkan kader internal partai yang diusung, terutama yang nanti surveinya paling tinggi,”  ujarnya.

Sementara itu, ketua Marsaid selaku,ketua DPC PDI-P Kabupaten Jombang,justru mengapresiasi adanya kedatangan sejumlah Pengurus PAC yang menanyakan soal sikap politik partai untuk pilkada 2018 di Jombang mendatang, namun untuk masalah rekomendasi, pihaknya menuturkan bahwa hal tersebut merupakan wewenang mutlak dari DPP PDI-P.

“Kegalauan teman-teman PAC ini saya apresiasi bahwa ini merupakan kepedulian Pengurus PAC terhadap harkat dan martabat partai. Untuk siapa yang akan diusung partai, ini merupakan wewenang DPP.  Dan ini sudah diproses oleh DPP,” ungkap Marsaid setelah menemui beberapa Pengurus PAC di Kantor DPP PDI-P.

Ketika disinggung terkait adanya isu rekomendasi PDI-P yang turun ke Syafi’in, dan sempat menjadi bahan pertanyaan oleh sejumlah pengurus PAC dalam pertemuan tersebut, Marsaid menanggapinya bahwa hingga hari ini belum ada rekomendasi yang mengarah ke siapapun. “Masih belum ada, masih diproses di DPP. Jadi belum mengarah ke A atau ke B,” pungkas Marsaid. (elo)