Datangi KPU Jatim, Ombudsman Beri Masukan Materi Debat Publik Pilgub

audensi Ombusdman dan KPU Jatim dalam rangka mempersiapkan data dan materi debat publik

KANALINDONESIA.COM, SURABAYA: Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Jawa Timur (Jatim) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jl. Tenggilis No 1 Surabaya, Jumat(05/01/2018).

Kedatangan sejumlah anggota Ombudsman RI perwakilan Jatim tersebut adalah untuk memberi masukan kepada KPU Jatim dalam mempersiapkan data dan materi debat publik dalam Pilgub mendatang, dengan tujuan agar debat bisa menjadi komitment dari para calon untuk mewujudkan kesejahteraan, keadilan bagi warga jawa timur kedepan, terutama dalam pelayanan publik dasar dalam bidang kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kemudahan dalam usaha yang selama ini masih perlu solusi yang konkrit, karena visi dan misi kandidat dalam Pilgub merupakan pintu yang sangat efektif dalam mewujudkan perbaikan pelayanan publik untuk lima tahun kedepan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Ombudsman Jatim, Miflakhul Gufron ditemui usai pertemuan mengatakan,” selama ini ombudsman kerap kali mendapat pengaduan dari masyarakat, terutama terkait pelayanan publik baik itu dari pejabat public maupun instansi pemerintahan yang ada di Jatim,”ucapnya.

Ia menambahkan, banyaknya pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik membuat Ombudsman berinisiatif mengangkat isu- isu tersebut sebagai bahan perdebatan para kandidat. Dan pembuatan materi debat tersebut, menjadi tanggungjawab pihak KPU.

” Kami Ombudsman, dalam rapat pleno, menangkap banyak keluhan publik diantaranya, pendidikan, kesehatan, narkotika dan terkait hajat hidup orang banyak. Hendaknya bisa dijadikan materi debat publik,”terang Miftakhul.

Miftakhul berharap, agar para kontestan dalam Pilgub mendatang bisa menyampaikan secara mendalam materi- materi tersebut kepada masyarakat.

Terkait hal itu, Ombusdman akan menyediakan data, termasuk keluhan masyarakat tentang pengalihan dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) yang dialihkan dari kota ke provinsi.

Selain itu, tunjangan sosial, BPJS juga akan menjadi bagian yang akan diusulkan untuk menjadi materi dalam perdebatan publik para kandidat Pilgub.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, menjelaskan, “yang disampaikan pihak Ombusdman merupakan hal positif yang layak untuk dilaksanakan dalam debat publik kandidat Pilgub Jatim 2018 nanti,”urai Eko Sasmito.

Dari hasil pertemuan dua lembaga tersebut nantinya akan disampaikan kepada tim pemenangan masing-masing kandidat dan diharapkan bisa  dijadikan program kerja Cagub terpilih.

Dikatakannya, andai kandidat terpilih tidak bisa melaksanakan apa yang menjadi janji politik terhadap masyarakat pemilihnya, yang disampaikan dalam debat publik, akan dijadikan sebagai tuntutan oleh pihak Ombusdman.

“Apa yang menjadi kesepakatan hari ini, akan kami sampaikan kepada para calon dan tim pemenangan para kandidat. Selain itu, hasil debat publik nanti hendaknya bisa dijadikan sebagai program kerja gubernur terpilih,” Jelas Eko.(wa)