Targetkan Merebut Kursi Jombang Satu, PDI-P Panaskan Mesin Partai

jajaran pengurus DPC PDI-P Jombang saat melakukan rapat konsolidasi dengan PAC

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Mentargetkan menang pada Pemilihan Bupati (Pilbub) Jombang, Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melakukan konsolidasi pengurus, di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), pada hari Minggu 7 Januari 2018, di kantor DPC PDI-P Jombang, yang terletak di jalan Brigjen Katamso, Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

“ tadi ada acara konsolidasi, yang pertama konsolidasi SATGAS PDI Perjuangan di DPC,selanjutnya sesion ke 2 acara Koordinasi dengan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB), PAC PDI-Perjuangan se Jombang,” kata Iwan Setiawan selaku Wakil Sekretaris Program DPC PDI-P Jombang.

Kegiatan yang di mulai pukul 11.00 WIB, hingga 16.00 WIB, ini membahas agenda pemenangan pilbub di internal partai berlambang banteng moncong putih tersebut, mengingat turunnya rekomendasi kepada Kombes Syafi’in dari DPP PPDI-P, sebagai Calon Bupati (Cabub), dalam Pilbup Jombang 2018, sempat membuat kaget sejumlah pengurus structural di tingkat pengurus PAC PDI-P Jombang.

Hal ini dikarenakan Kombes Syafi’in, bukanlah kader dari PDI-P. Sedangkan sejumlah nama kader PDI-P sempat mendaftarkan diri, serta mengikuti sejumlah tahapan mekanisme partai untuk maju pada Pilbub Jombang pada 27 Juni 2018 mendatang.

Meski demikian bagi Syafi’in atau yang lebih akrab di sapa Gus Syaf tersebut, pihaknya tetap optimis bahwa kehadirannya akan diterima oleh semua pengurus PDI-P hingga sampai masa simpatisan partai.

“ pro dan kontra itu hal biasa dalam berpolitik, karena secara resmi mereka belum melihat, dan saya kira dinamika dilapangan itu biasa, saya kira di partai manapun sama,” ungkap Gus Syaf pada sejumlah wartawan, Jumat 5 Januari 2018.

Bahkan pihaknya akan mendatangi seluruh PAC dan sejumlah konstituen di seluruh wilayah kota Santri untuk meminta restu, serta mendengarkan masukan dari mereka, untuk membangun Jombang kedepannya.

Perlu diketahui, bahwa Gus Syaf dan Khorul Anam rencananya diusung oleh dua partai dengan kepemilikan kursi parlemen, yakni PDI Perjuangan dan Partai Hanura serta dua partai non-parlemen PKPI dan PBB.(elo)