Operasi Beras Medium, Bulog Sub Divre XIII Ponorogo Jual Dibawah HET

Kasub Divre XIII Anita Indriani saat melakukan pelepasan op beras medium di gudang Bulog yang berada di Desa Ngrupit, Jenangan, Ponorogo

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre XIII Ponorogo melakukan pelepasan operasi pasar beras medium, Selasa(09/01/2018).

Pelepasan dilakukan secara simbolis di gudang Bulog yang berada di Desa Ngrupit, Jenangan, Ponorogo oleh Kasub Divre XIII Ponorogo Anita Andriani.

“Hari ini kita lakukan pelepasan operasi beras medium, yang pelaksanaanya serentak seluruh Indonesia,”ucap Kasub Divre XIII Ponorogo, Anita Andriani kepada kanalindonesia.com.

Dikatakan Anita,”pelaksanaan operasi ini bertujuan untuk pemenuhan beras medium, selain untuk menekan dan stabilitas harga di pasar,”terang Anita.

Dalam keteranganya, Anita mengatakan jika beras medium ini akan di distribusikan ke distributor yang berada di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo, Magetan dan Pacitan, dengan harapan bisa mencapai sasaran di masyarakat.

Dalam penjualanya ke masyarakat, menurut Anita sesuai dengan ketentuan Kemendag yaitu seratus rupiah dibawah harga eceran tertinggi (HET), dimana Kemendag telah menetapkan HET beras medium sebesar Rp 9.450,-.

“Ketentuan dari Kemendag untuk  harga eceran tertinggi sebesar Rp 9.450,-. Kita diminta untuk menjual 100 rupiah dibawah HET, jadi distributor harus melepas ke masyarakat dengan harga Rp 9.350,-,”tegas Anita.

Dalam pelaksanaanya, Bulog Sub Divre XIII menyalurkan beras medium sejumlah 100 ton setiap hari yang didistribusikan ke wilayah Kabupaten Ponorogo, Magetan dan Pacitan.(wa)