Maju Sebagai Cawabup dari Partai Lain, Sumrambah Resmi Bukan Kader PDI-P

Marsaid saat memberikan fisik rekom dari DPP PDI-P pada Gus Syafi’in

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Majunya Sumrambah sebagai calon wakil bupati (Cawabub) dari partai politik lain, yang bukan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), membuat PDI-P Jombang, secara resmi mencoret keanggotaannya sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

“ didalam AD/ART jelas bahwa yang tidak menjadi anggota PDI-P, satu adalah meninggal dunia, kedua yang menjadi anggota partai lain, tiga mengundurkan diri, keempat adalah yang berhalangan yang tidak bisa menjalankan sebsgai anggota atau berhalangan tetap,” kata Marsaid kepada sejumlah wartawan di gedung aula kantor DPC PDI-P Jombang, Selasa 9 Januari 2018.

Masih menurut Marsaid, majunya Sumrambah pada pilbub dari partai lain, maka PDI-P tidak perlu memberikan sanksi, karena hal itu sudah secara otomatis, Sumrambah dianggap bukan lagi kader PDI-P. “ jadi jelas tidak perlu diberikan sanksi oleh partai, karena mendaftarkan diri dari partai lain, maka secara otomatis bukan lagi menjadi anggota (red: kader) PDI-P,” ujarnya.

Hal ini dilakukan agar masa atau kader struktur dari PDI-P tetap patuh dan taat untuk menjalankan keputusan atau intruksi dari Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PDI-P, untuk memenangkan pasangan calon yakni Syafi’in-Khoirul Anam.

“ seperti yang tertera dalam surat keputusan intruksi rekomendasi dari DPP, bahwa tugas setiap kader, mulai dari PAC, Ranting, fraksi, aktifis, harus menjalankan, mengamankan dan memenangkan keputusan dari DPP untuk memenangkan paslon, dan ini sifatnya wajib, jika hal ini diindahkan maka partai akan menindak tegas sesuai AD/ART,” ungkap Marsaid.

Kini kabar yang simpang siur mengenai rekom PDI-P, akan diberikan kepada pasangan calon (Paslon) manakah, kini secara resmi di turunkan pada Syafi’in seorang purnawirawan Polri asal Plandaan, sebagai cabub dan Khoirul Anam kader PDI-P asal Jogoroto, sebagai cawabub.

Sementara itu, Gus Syaf saat dikonfirmasi mengenai turunnya rekom tersebut pada dirinya sebagai Cabub yang berpasangan dengan Khoirul Anam sebagai Cawabub, pihaknya menuturkan akan, membuat sejumlah strategi dan akan segera terjun ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

” Kepada masyarakat Jombang, mudah-mudahan masyarakat Jombang memberikan kepercayaannya pada Syafi’in dan Khoirul Anam (Syahrul), untuk memberikan perubahan pada Jombang agar lebih baik lagi,” tukasnya.

Dari data yang dihimpun redaksi, pasangan Syahrul ini diusung oleh 11 kuris di DPRD Jombang. Yakni PDI-P yang mempunyai 9 kursi di DPRD dan Hanura yang mempunyai 2 kursi di DPRD, serta dua partai peserta pemilu lainnya yakni PBB dan PKPI.(elo)