Usai Jadi Bacabub pada Pilbub Jombang, Gus Syaf Ziarah ke Makam Soekarno

Gus Sfaf saat melakukan ziarah di makam Bung Karno Blitar

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Usai melakukan pendaftaran sebagai bakal calon Bupati di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk mengikuti pemilihan bupati (Pilbub) Jombang, Kombes Syafi’in (Gus Syaf), melaksanakan ziarah ke makam Proklamator Indonesia, yakni Ir. Soekarno, di Blitar.

Di hadapan pusara Bung Karno, pria kelahiran Desa Darurejo, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur tersebut, langsung melantunkan lafadz dzikir dan doa bersama dengan rombongan. Suasana khusyuk pun terlihat dalam lantunan doa bersama yang berlangsung tak kurang dari satu jam ini.

“Wajib hukumnya karena saya diusung PDI Perjuangan, saya harus juga ziarah ke tokoh kita, tokoh nasional kita, Presiden pertama yaitu Ir. Soekarno,” kata Gus Syaf, pada sejumlah wartawan, Kamis 11 Januari 2018.

Rombongan Gus Syaf setibanya di kompleks pemakaman Bung Besar tersebut disambut oleh Wali Kota Blitar. Bukan karena Gus Syaf adalah anggota Polri yang rela pensiun dini dari Institusinya demi melayani rakyat Jombang, namun karena Gus Syaf merupakan Cawabub dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), dan resmi menjadi kader PDI-P, yang kebetulan sama dengan sang wali kota.

Selain berziarah, kedatangan pria yang akrab disapa Gus Syaf ini, juga ingin melakukan studi banding tentang program yang diusungnya nanti dalam percaturan pemilukada kabupaten jombang 27 juni mendatang. Tentu saja program yang diusungnya yakni program-program pro rakyat, yang identik dengan partai berlambang banteng moncong putih, yang merupakan partai wong cilik.

“Jika di Blitar ini ada makamnya Bung Karno yang menjadi salah satu ikon wisata religi, di Kabupaten Jombang tentunya juga ada wisata religi yakni makam Gus Dur yang harus kita majukan,” jelas Gus Syaf.

Perlu diketahui, Gus Syaf yang maju dalam pilbub kabupaten Jombang berpasangan dengan Khoirul Anam, yang merupakan anggota Komisi C DPRD Jombang. Pasangan tersebut mendapat rekomendasi dari PDIP dan Hati Nurani Rakyat (Hanura). Tak hanya itu, pasangan yang lebih dikenal dengan Syahrul ini juga mendapat dukungan dari PKPI dan Partai Bulan Bintang (PBB).(elo)