Dua Kebakaran: Kios Pasar Wage Ludes Terbakar

Sejumlah unit Damkar tengah memadamkan kebakaran melanda Pasar Wage.

KANALINDONESIA.COM : Dua peristiwa kebakaran melanda ruko, rumah dan kios di Kertosono dan Nganjuk. Sejumlah kios di Pasar Wage Jalan A Yani masuk Kelurahan Payaman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/8) pagi lalu, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 800 juta.

Informasi dihimpun menyebutkan api diduga akibat korsleting listrik, api mulai terlihat sejak pukul 04.30 pagi lalu dari ruko milik Juminten, api terus membesar dan merembet ke kios atau ruko lainnya, karene tiupan angin kencang.

“Beberapa warga melihat api dari ruko milik Bu Juminten, melihat itu warga segera melakukan pemadaman dengan peralatan ala kadarnya. Sedangkan, warga lainnya melaporkan kepada aparat berkait,” ujar Rudi warga sekitar.

Baca:  Kesbangpol : Peran Aktif Ponpes Sangat Penting Dalam Pembangunan Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan di Kendal

Tidak lama berselang atau sekitar 15 menit sejumlah aparat Polisi. TNI, BPBD dan warga lakukan pemadaman. Sedangkan, 4 unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba tidak lama berselang, bahu membahu lakukan pemadaman.

Dilaporkan, pukul  06.30 WIB api dapat dipadamkan, dugaan sementara  hasil penyelidikan Polsek Nganjuk terjadinya kebakaran di sebabkan  akibat konseliting listrik. “Kerugian ditaksir aparat Polsek dan Polres Nganjuk mencapai Rp 800 juta lebih,” jelas Komandan Kodim 0810 Nganjuk Letkol (Inf) Akatoto.

Kebakaran meliputi kios/ruko milik Jumiten terbakar dibagian teras depan, warung kopi milik M Fikri terbakar hanya teras, ruko/kios sembalo Defit terbakar habis. Lalu, toko baju milik Embun terbakar habis dan ruko kosong milik Andre terbakar habis.

Baca:  Subsatgas Covid 19 Grup 3 Kopassus Laksanakan Pencegahan Covid 19 Secara Door to Door

Sebelumnya, warung milik Lia dan rumah kos Chotib dan kios buah Bashori  di Jalan Ahmad  Yani masuk Desa  Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, terbakar pukul 01.30 dini hari, diduga disebabkan  konsleting listrik.

Api muncul dari warung Lia, lalu merambat ke rumah kos Chotib dan kios buah Bashori. Aparat terkait  Polsek dan Koramil 0810/06 Kertosono mendengar kejadian tersebut langsung menuju lokasi kebakaran untuk membantu memadamkan api. Pukul 02.00 WIB 3 mobil PMK dari Patianrowo, Jombang dan Nganjuk tiba dilokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Api bisa dipadamkan pukul 03.30 WIB dini hari dan dari  hasil penyelidikan Polsek Kertosono kebakaran akibat konseliting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut namun kerugian materi ditafsir kurang lebih Rp 150 juta lebih.

Baca:  Menakjubkan, TMMD Reg 108 Kodim Sragen Jalan Bebatuan dan terjal Di Sulap Menjadi Jalan Mulus

Terbakar meliputi warung Lia, rumah kost Chotib, kios buah Bashori dan 3 unit sepeda motor ludes terbakar. Kini lokasi kebakaran dipasang garis polisi.

AS