Gelapkan Aksesoris HP Pemuda di Lamongan Berujung di Bui

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Seorang pemuda di Lamongan Jawa Timur kini harus berurusan dengan Kepolisian. Sebab, pelaku AK (26) seorang seles Conter V-Cell melakukan penggelapan dan penipuan aksesoris handphone.

Pelaku merupakan salah satu karyawan (seles) di Conter Vivo Cell milik Suprobo Oktavio Widianto di jln. Mastrip No. 177 perumnas Made Desa Made.

Pelaku yang beromisili di Kelurahan Sukorejo RT/RW 03/03, Kecamatan Lamongan telah melakukan manipulasi data laporan penjualan terhadap barang barang yang dibawanya saat di jual di luar kota.

Pelaku yang baru bekerja sejak 2 bulan terakhir dicurigai oleh pemilik Conter. Setelah melakukan audit ternyata banyak kejanggalan terhadap barang aksesoris HP seperti Charge hp dan Case Kulit.

Kemudian karena merasa dirugikan banyak, korban pun melaporkan kejadian penipuan tersebut ke Mapolsek Kota Lamongan.

Lalu, dalam waktu singkat pelaku dapat diamankan oleh anggota Reskrim Polsek Lamongan yang di pimpin Ipda H. Muhammad Amin.

Sementara Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung melalui Kapolsek Lamongan Akp Johar Nawawi mengatakan, pelaku di jerat dua pasal 372 dan 378 KUHP mengenai penggelapan dan penipuan dengan acaman diatas 5 tahun penjara.

“Pelaku sudah kami amankan. dia melakukan penggelapan dan penipuan aksesoris hp,”kata Kapolsek Lamongan.

Polsek Lamongan menangkap pelaku nersama Barang bukti yg dapat diamankan berupa Aksesors Hp. berupa Tempered Glass (Pelindung layar hp) 154 biji, Chargr hp merk Fleco 15 biji dan Case kulit hp 60 pcs. Sisa barang lainnya sudah dijual pelaku.

“Kami juga mengamankan barang bukti yang masih belum terjuala di rumah pelaku,” jelas Akp Johar Nawawi.

Akibat penggelapan dan penipuan pelaku, korban atau pemilik conter mengalami kerugian hingga 100 juta rupiah. (Fer)