Ibu Penenggak Racun Serangga, Dijerat Pasal Pembunuhan

AKBP Agung Marlianto saat ditemui sejumlah wartawan usai upacara hari kesadaran nasional di Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Usai melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi, Polres Jombang, akhirnya menetapkan ES (26) ibu penenggak racun, yang tega mengajak tiga anaknya meminum racun serangga, hingga tewas.Kini sang ibu dijerat Polisi dengan pasal pembunuhan.

“Yang jelas untuk secara kronologisnya sudah kita himpun. Sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, untuk ibu ES sebagai tersangka,” kata AKBP Agung Marlianto selaku Kapolres Jombang, kepada para wartawan usai menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di Mapolres Jombang, Rabu 17 Januari.

Masih menurut Agung, kemungkinan jumlah tersangka akan berkembang, karena aksi minum racun itu, di dasari kekesalan Ibu ES terhadap suaminya FD yang diduga melakukan penelantaran. “Oleh karenanya suaminya ini juga kita periksa dan akan kita perkuat alat bukti untuk kita bisa dikenakan sangsi penelentaran kepada keluarga atau penelantaran anak,” uajar Agung.

Mengenai kontroversi hubungan antara ES dan FD, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan kejaksaan. Pasalnya, hubungan keduanya hanya sebatas kawin siri. Sehingga masih dicari dasar hukumnya terkait UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Lanjut Agung, karena dalam rumah tangga, harus tunduk pada Undang Undang Perkawinan Nomor 1 tahun 1974, dimana ada catatan yang masuk atau diregistrasi di KUA bagi yang muslim atau catatan sipil bagi non muslim. Dan bagaimanakah dengan kawin siri ini? Untuk saat ini, pihaknya masih berkordinasi dengan kejaksaan. “Untuk status sang suami masih sebatas saksi,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga asal Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang Jawa Timur, yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

ES perempuan berusia 26 tahun, mengajak ketiga anaknya yakni S laki laki berusia 6 tahun, V perempuan berusia 4 tahun dan U bayi perempuan berusia 4 bulan, bunuh diri di dalam kamar mandi rumahnya. Tragisnya, ketiga anaknya tewas seketika sedangkan sang ibu kritis, dan dilarikan ke RSUD untuk menjalani perawatan intensif dokter.(elo)