Pencuri Kayu di Wilayah Hutan Jati Sambeng Lamongan Akhirnya Tertangkap

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yadwivana Jumbo Qantasson S.I.K saat rilis kasus ilegal loging di halaman Mapolres Lamongan. Foto: (Fer_kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Satreskrim Kepolisian Polres Lamongan, Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kayu berbagai ukuran kubik diwilayah hutan Kecamatan Sambeng. Polisi menyita sedikitnya 29 batang atau gelondong pohon jati berserta barang bukti lainnya.

Sutari (37) asal desa Gempolmanis, Kecamatan Sambeng pelaku pencurian kayu jati di hutan jati di sekitar wilayah tempat tinggalnya di Kecamatan Sambeng pada 23 Desember 2017 lalu.

Berawal, Pelaku melakukan aksinya dengan cara memotong pohon jati hasil hutan dengan menggunakan mesin gergaji (Senso), kemudian di angkut dengan truk bernopol DK 8530 PQ. Lalu kayu tersebut dibawa ketempat penggergajian miliknya di Desa Gempolmanis,Sambeng.

Belum sempat menurunkan seluruh potongan jati, polisi langsung menyergap lokasi penggergajian dan pelaku serta kuli angkut sempat melarikan diri dari pengejaran petugas.

Pada 16 Januari 2018 pelaku baru berhasil ditangkap di Dusun Kedungjati, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng.

Dan, Pada Rabu (17/1/2018) pagi, Pelaku beserta barang bukti gelondongan Kayu jati berbagai ukuran, truk, gergaji selendang, dan mesin gergaji (senso) akhirnya dirilis di halaman depan Mapolres Lamongan bersamaan dengan pengungkapan kasus lainnya.

Menurut Kapolres AKBP Feby D.P. Hutagalung S.I.K M.H melalui Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yadwivana Jumbo Qantasson S.I.K pencurian kayu atau ilegal loging tersebut merupakan kasus terbesar yang pernah ditangani Polres Lamongan.

“Ini merupakan tangkapan terbesar Polres Lamongan pada tahun 2018 ini sebanyak 29 batang jati dengan ukuran lebih dari 3 meter kubik,” kata Kasat Reskrim Polres Lamongan.

Sementara di Tahun 2003 lalu Polres Lamongan hanya menangkap 10 gelondong kayu jati, Pengungkapan kasus tersebut lebih kecil dibandingkan penangkapan awal Januari Tahun 2018 ini.

Pelaku saat ini mendekam ditahanan Polres Lamongan. Pelaku dijerat dengan Pasal 83 ayat 1 huruf (a) atau huruf (b) UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Karena sudah masuk kasus ilegal loging atau pencurian kayu dilingkungan hutan, pelaku dikenai pasal 83 dengan ancaman 4 hingga 7 tahun penjara,” Kata Akp Jumbo. (Fer)