Ternyata Bupati Emil Penuhi Janji Beri Laptop Kelompok Jurnalis Warga

 

Bupati Trenggalek, Emil Dardak saat menyerahkan banyuan laptop kepada salah satu kelompok jurnalis warga

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Bupati Trenggalek Emil Dardak menepati janjinya dengan memberikan laptop kepada kelompok jurnalis warga yang telah ikut berpartisipasi dalam mendorong terwujudnya pembangunan dan transparansi desa pada acara workshop yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Kelompok jurnalis warga dari Desa Jombok, Kecamatan Pule dan Desa Dongko masing-masing mendapatkan satu buah laptop yang diberikan langsung oleh Bupati Trenggalek Emil Dardak.

Bupati Emil Dardak menjelaskan, kelompok ini diajari bagaimana menjadi jurnalis. Jurnalis ini bukan dalam konteks jurnalis profesional, melainkan bagaimana warga menggunakan media sosial, majalah dinding untuk menyerap aspirasi warga dan apa saja program-program yang telah diselenggarakan oleh desa, Selasa (16/01/2018).

“Semoga dengan semakin giatnya jurnalis warga tersebut gotong royong dan kebersamaan membangun desa dapat terwujud dengan baik,” harapnya.

Saat desa diberikan amanah dana yang tidak kecil dan tidak besar dalam arti tidak semua bisa dibangun, desa harus bisa menentukan mana yang paling mendesak untuk didahulukan. Disinilah jurnalis warga ini diharapkan mampu menangkap aspirasi masyarakat, bisa melihat jenis-jenis kegiatan pembangunan yang efektif mana yang perlu disempurnakan.

“Saya akan memantau bagaimana kinerja dan hasil dua kelompok yang telah diberikan laptop tersebut. Jika memuaskan, nanti akan kita dorong agar diselenggarakan kontes jurnalis warga di setiap desa untuk melihat mana yang paling baik dan nanti bisa kita berikan insentif,” ungkap Emil Dardak.

Sementara itu, Intan Nuraini (28) warga penerima bantuan laptop yang juga kelompok jurnalis warga dari Desa Jombok, Kecamatan Pule, menyampaikan bahwa dengan diberikannya bantuan ini kelompoknya akan meningkatkan kualitas berita serta informasi kepada masyarakat yang ada di desanya.

“Baik berita tentang pendidikan, kesehatan dan administrasi data kependudukan,”pungkasnya.(Hamzah Abdillah)