Camat Kalitengah Lamongan Beserta Petani Gelar Pengomposan Hama Tikus

Camat Kalitengah Suwignyo menyerahkan bantuan alat untuk mengompos lubang hama tikus kepada petani di Desa Butungan. Foto: (omdik_kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Sebagai upaya memberantas hama tikus di lahan pertanian (persawahan) Desa Butungan Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, puluhan petani desa setempat melaksanakan gropyok tikus, Rabu (17/1/2018). Kegiatan yang juga dihadiri oleh Camat Kalitengah, Kasie Trantib, dan perwakilan UPT Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kecamatan Kalitengah, Kepala Desa beserta perangkat desa, dan Masyarakat Desa Butungan.

Disela-sela kegiatan tersebut, Camat Kalitengah Suwignyo, S.Sos, yang turun langsung ke lokasi persawahan mengaku sangat mendukung upaya warga untuk melakukan pemberantasan tikus secara bersama-sama. Karena dengan cara itu, diharapkan tanaman padi mereka akan terselamatkan.

Dikatakan Suwignyo, luas lahan pertanian di Desa Butungan Kecamatan Kalitengah mencapai 10 hektare yang terserang hama tikus. Kalau ini dibiarkan petani akan mengalami kerugian karena masih dalam masa tanam.

“Kegiatan ini atas informasi Pemerintah Desa Butungan kepada kami, oleh karena itu segera kami tindak lanjuti dengan berkomunikasi dengan dinas terkait yaitu UPT Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kecamatan Kalitengah”, Kata Suwignyo.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan hama tikus di wilayah Desa Butungan dan sekitarnya dapat berkurang dan dapat meningkatkan hasil pertanian, untuk percepatan swasembada pangan khususnya di Kecamatan Kalitengah.

Sementara itu, hal senada juga dikatakan oleh Kepala Desa Butungan, Sumaroh, bahwa pelaksanaan gropyokan tikus ini diharapkan mampu mengurangi perkembangan tikus-tikus yang merusak lahan pertanian. Hampir 10 hektar lahan pertanian yang sudah ditanami padi rusak diserang oleh kawanan hewan pengerat ini.

Dia mendapatkan banyak keluhan dari petani yang mengaku sudah sangat kesal dengan ulah tikus yang merusak areal persawahan.

Tikus sudah menjadi permasalahan yang cukup berat di desanya. Tiap tanggul (galengan) pasti ada lubang tikusnya.

Petani pun sudah paham untuk mengenali lubang tikus-tikus tersebut. Di depan lubang biasanya banyak telapak kaki tikus, karena tikus tinggal bergerombol.

Dalam kesempatan tersebut Camat Kalitengah menyerahkan bantuan berupa beberapa alat untuk pembasmi tikus yakni alat pengompos. (Omdik)