Ada Yang Baru di Sentra Uji Kir Karangsoko Trenggalek, Penasaran Baca Ini ……….

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Trenggalek genjot pelayanan pasca dirampungkannya gedung baru termasuk sentra layanan uji kir.

Sesegera mungkin memperbaiki kantor Uji Kir di Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek terkait kepuasan pelayanan yang diberikan kepada para pemilik kendaraan, mengingat segmen ini merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial. Hingga dinas yang kini menjadi terpusat di Propinsi Jatim ini akan segera menyiapkan layanan uji kir sistem online.

Terlihat di sejumlah lokasi di gedung uji kir belum tergarap. Lokasi tersebut seperti area parker di depan gedung uji kir atau Car Inspection Station (CIS) dan seputaran gedung bengkel. Tak ayal, dengan belum tergarapnya tersebut membuat lokasi menjadi becek, mengingat saat ini hampir setiap hari turun hujan.

Disampaikan Sigid Agus Hari Basoeki Kepala Dishub Kabupaten Trenggalek, memang pembangunan yang pihaknya lakukan tahun lalu belum bisa 100 persen karena keterbatasan anggaran. Direncanakan beberapa sarana penunjang yang belum tergarap, akan mulai dibangun pada 2018 ini.

“Sarana penunjang tersebut seperti pemavingan area parkir, pembangunan kantin, dan tempat ibadah. Namun saat ini prosesnya masih dalam tahap lelang. Semoga saja semua tahapan secepatnya selesai dan pembangunan segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Sedangkan, terkait PAD Kir yang didapat pada 2017 jumlahnya sebesar Rp 623,695 juta. Jumlah tersebut melebihi dari target yang dicanangkan sebesar Rp 600 juta. Sedangkan untuk perolehan terbanyak adalah pada akhir tahun.

“Ini mengingat adanya kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Sehingga terjadi penambahan pada kendaraan baru maupun mutasi dari luar daerah,” jelas Sigid.

Sigid menambahkan, dengan pencapaian tersebut  membuat Dishub akan terus melakukan inovasi lagi untuk lebih meningkatkan perlayanan. Inovasi tersebut seperti memperbaharui sarana prasarana yang ada dan melakukan pembangunan agar para pemilik kendaraan nyaman serta kesadaran  menerapkan pendaftaran uji Kir melalui sitem Online.

Namun dalam hal ini akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu. “Kebanyakan yang melakukan Uji Kir bukan pemilik kendaraan, melainkan sopir, makanya terkait inovasi yang kami lakukan akan dilakukan sosialisasi secara bertahap,” pungkasnya. (Hamzah)