Bupati Emil Dardak Ingatkan ASN Harus Netral di Pilkada

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Awal tahun 2018 merupakan masa dimana bangsa Indonesia memasuki tahun politik, sebab ditahun 2018 ada 2 agenda besar politik di Indonesia. Digelarnya pemilihan Kepala Daerah di 171 daerah yang terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota.

Di tahun 2018 ini juga sudah dimulai tahapan pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019 mendatang yang mana sudah dimulai dengan tahapan verifikasi partai politik. Tentunya dengan berdekatannya 2 agenda besar politik ini mesti menjadi perhatian serius semua pihak termasuk jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Asisten I Sekda Trenggalek (Asda I) Sugeng Widodo, SH saat menyampaikan amanat Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak pada apel bendera yang diikuti oleh seluruh ASN Pemkab Trenggalek pada 17 Januari 2018 menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Pemerintah Kabupaten Trenggalek harus netral di tahun politik 2018 dan 2019, Rabu (17/01/2018).

“Terkait hal tersebut diatas Kementrian Pendayagunaan Paratur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menerbitkan surat per tanggal 27 Desember perihal netralitas bagi ASN pada pilkada, pilleg, dan pilpres di tahun 2019,” jelasnya.

Diungkapkan Sugeng Widodo bahwa surat tersebut sudah disampaikan kepada seluruh instansi untuk dijadikan pedoman. Surat tersebut memberikan penekanan kepada seluruh ASN untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan dengan memperhatikan apa yang harus dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan oleh ASN dalam menjunjung netralitas ASN.

“Seluruh ASN mari merenung sejenak bahwa pada tahun ini merupakan momen yang tepat untuk merefleksi dan mengevaluasi apa yang sudah dilaksanakan di tahun 2017 yang lalu,” tuturnya.

Diimbuhkan pula oleh Sugeng Widodo, dasar tersebut agar dijadikan sebagai dasar pijakan untuk ditahun 2018 ini untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik. Mengingat tantangan kedepan yang semakin komplek seiring dengan tuntutan masyarakat yang harus semakin diutamakan.

“Hal tersebut dapat diatasi dengan tekad dan semangat bekerja serta dedikasi yang kuat,” tandasnya. (Hamzah)